Setiap Desa di Sidoarjo Bakal Dapat Bantuan Rp200 Juta, Ini 4 Peruntukannya

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 17:09 WIB
BKK desa di Sidoarjo tahun ini dialokasikan sebesar Rp200 juta untuk masing-masing desa.
BKK desa di Sidoarjo tahun ini dialokasikan sebesar Rp200 juta untuk masing-masing desa.

radarsurabayabisnis.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mulai memproses pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp200 juta untuk setiap desa. Anggaran tersebut merupakan bagian dari 14 program unggulan Bupati Sidoarjo yang telah dituangkan dalam RPJMD.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman mengatakan, BKK desa tahun ini dialokasikan sebesar Rp200 juta untuk masing-masing desa.

Dana tersebut diarahkan untuk mendukung empat sektor yang dinilai berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, yakni kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Juga: Hadapi Dampak El Nino, Presiden Prabowo Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember 2026

“Ini bagian dari satu dari 14 program unggulan Pak Bupati. Tahun ini kita menganggarkan Rp 200 juta,” kata Ainur, Jumat (18/9).

BKK Desa Sidoarjo Difokuskan untuk 4 Sektor

Empat sektor yang menjadi sasaran BKK desa meliputi kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta pengelolaan sampah melalui TPS3R.

Ainur menjelaskan, dari empat petunjuk teknis (juknis) yang menjadi dasar pelaksanaan program, tiga di antaranya telah rampung. Juknis tersebut kini digunakan sebagai dasar untuk memproses pencairan BKK.

“Tiga sudah selesai juknis-nya dan ini sudah proses untuk pencairan. Satu tinggal juknis untuk CKTR (Cipta Karya dan Tata Ruang), masih proses fasilitasi di Biro Hukum Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga: Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren 2026, Cek Kategori dan Syaratnya

Dia berharap juknis untuk sektor CKTR dapat segera diselesaikan. Dengan begitu, seluruh mekanisme pencairan dan pelaksanaan BKK di desa dapat berjalan secara menyeluruh.

Pendidikan dan Kesehatan Sudah Bisa Ajukan Pencairan

Untuk sektor pendidikan dan kesehatan, pengajuan pencairan disebut sudah dapat dilakukan. Sementara program yang berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) telah memiliki Surat Keputusan (SK) penetapan.

“Untuk yang pendidikan, kesehatan sudah bisa diajukan. Kemarin yang untuk DLHK sudah disampaikan SK-nya karena harus ada penetapan SK-nya. Proses mungkin dalam minggu depan semuanya sudah clear,” ujarnya.

Dengan selesainya sebagian besar juknis, Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pencairan BKK dapat segera berjalan untuk mendukung program di tingkat desa.

Setiap Desa Dapat Rp200 Juta, tapi Penggunaannya Diatur

Ainur menegaskan, seluruh desa mendapatkan alokasi dengan nominal yang sama, yakni Rp200 juta. Namun, dana tersebut tidak dapat digunakan secara bebas oleh pemerintah desa.

Pemanfaatan BKK akan difasilitasi dan dikomunikasikan berdasarkan kebutuhan masing-masing desa. Meski demikian, penggunaan anggaran tetap harus mengacu pada ketentuan serta arah program yang telah ditetapkan Pemkab Sidoarjo.

“Rp 200 juta. Penggunaannya kita fasilitasi dan kita komunikasikan tergantung kebutuhan desa. Tapi kita yang menentukan,” tandasnya.

Kata Kunci Utama: BKK desa Sidoarjo Rp200 juta

Kata Kunci Turunan: bantuan keuangan khusus Sidoarjo, BKK desa Sidoarjo 2026, dana desa Sidoarjo, program unggulan Bupati Sidoarjo, TPS3R Sidoarjo

Meta Deskripsi: BKK desa Sidoarjo Rp200 juta per desa mulai diproses. Dana diarahkan untuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pengelolaan sampah.

Slug: bkk-desa-sidoarjo-rp200-juta-segera-cair

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar sidoarjo
BKK Sidoarjo bantuan keuangan pemkab sidoarjo dana desa sidoarjo