Kasus Demam dan Influenza Naik di Surabaya, Beredar Rumor Rumah Sakit Penuh

Hany Akasah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:50 WIB
Dinkes Surabaya mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan karena perubahan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini.
Dinkes Surabaya mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan karena perubahan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini.

radarsurabayabisnis.id - Kasus gangguan kesehatan seperti demam dan influenza di Kota Surabaya sedikit mengalami peningkatan seiring perubahan cuaca belakangan ini. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan terkendali.

Kepala Dinkes Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh mengatakan perubahan cuaca dan meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan kasus penyakit ringan tersebut.

“Memang dalam beberapa waktu terakhir ada sedikit peningkatan kasus demam. Kondisi ini masih tergolong wajar dan dapat terjadi seiring perubahan cuaca serta meningkatnya aktivitas masyarakat,” ujar dr Billy, Senin (14/9).

Baca Juga: Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) Unair Surabaya Kirim Bantuan ke Sumatera, Petakan Kebutuhan hingga Tangani Kasus Trauma Korban Bencana

Masyarakat diminta tetap menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan sejumlah langkah sederhana. Di antaranya cukup beristirahat, memperbanyak minum air putih, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang. Cukup dengan rajin memakai masker saat beraktivitas, cukup istirahat, minum air putih, dan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” katanya.

Dinkes Bantah Rumah Sakit Surabaya Penuh

Dr Billy juga merespons informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi rumah sakit di Surabaya yang disebut penuh sesak akibat gelombang pasien demam dan influenza tipe A.

Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan berlebihan. Pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas milik Pemkot Surabaya disebut masih berjalan normal.

Baca Juga: RSUD R.T. Notopuro, Rumah Sakit Tipe A, Jadi Ikon Layanan Kesehatan Nasional dari Sidoarjo

“Yang saat ini dirawat inap di rumah sakit adalah pasien dengan kondisi yang memang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti gangguan pernapasan berat. Pasien demam atau influenza pada umumnya dapat ditangani melalui perawatan rawat jalan,” jelasnya.

Menurutnya, pasien yang menjalani rawat inap merupakan mereka yang memiliki indikasi medis khusus dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kondisi tersebut bukan karena rumah sakit penuh atau kewalahan menghadapi lonjakan pasien.

Sebaliknya, masyarakat yang mengalami demam atau influenza dengan kondisi ringan dapat memperoleh penanganan di puskesmas maupun melalui layanan rawat jalan.

Warga Diminta Tak Mudah Percaya Kabar di Medsos

Dinkes Surabaya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi kesehatan yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit tetap disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan dalam kondisi gawat darurat.

Pemkot Surabaya juga terus melakukan pemantauan bersama seluruh jaringan pelayanan kesehatan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan tempat tidur, obat-obatan, serta tenaga medis tetap memadai.

“Intinya, fasilitas kesehatan kita siap. Jika ada keluhan, silakan periksa ke puskesmas terdekat terlebih dahulu. Mari kita sama-sama menjaga kesehatan dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya,” pungkasnya.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
Dinkes Surabaya demam influenza influenza tipe A rumah sakit Surabaya