Erupsi Gunung Sinabung Meningkat, Ratusan Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:29 WIB
Petugas BNPB mengevakuasi warga Desa Kuta Tengah ke pengungsian akibat erupsi Gunung Sinabung di Karo. Status gunung kini naik menjadi Level III (Siaga) pada Rabu (2/9/2026).
Petugas BNPB mengevakuasi warga Desa Kuta Tengah ke pengungsian akibat erupsi Gunung Sinabung di Karo. Status gunung kini naik menjadi Level III (Siaga) pada Rabu (2/9/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 615 warga dievakuasi petugas gabungan ke lokasi pengungsian guna mengantisipasi bahaya paparan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Evakuasi ini dilakukan seiring peningkatan aktivitas vulkanik pascaerupsi besar yang terjadi sejak awal pekan ini.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, telah berada di lokasi pengungsian Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Jawa Timur 3 September 2026: Cabai Rawit Merah Melonjak Tembus Rp 61 Ribu

"Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa warga Desa Kuta Tengah telah berada di lokasi pengungsian Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran," kata Berton di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia menjelaskan, langkah evakuasi diprioritaskan bagi warga yang bermukim di dekat zona rawan erupsi, yang dalam hal ini selain Desa Kuta Tengah juga Desa Payung di Kecamatan Payung, yang masuk kawasan paparan letusan Sinabung.

Namun, warga Desa Payung dilaporkan masih bertahan di kediaman masing-masing, meski tetap berada dalam kondisi siaga penuh di bawah pemantauan tim gabungan.

Baca Juga: Bertolak ke Rusia, Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama Putin di Eastern Economic Forum

"Untuk warga Desa Payung, Kecamatan Payung, saat ini dilaporkan masih bertahan di kediaman masing-masing namun tetap berada dalam kondisi siaga penuh di bawah pemantauan tim gabungan," cetusnya.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi, evakuasi massal ini merespons peningkatan tingkat aktivitas Gunung Sinabung yang resmi dinaikkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Gunung api tersebut sebelumnya melontarkan kolom abu tebal setinggi 3.500 meter di atas puncak.

Guna menjaga keselamatan warga, zona bahaya kini diperluas. BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas di seluruh desa yang telah direlokasi, radius 3 kilometer dari puncak, serta radius sektoral hingga 6 kilometer ke arah selatan-timur, sesuai rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surbaya Bisnis
bnpb Gunung Sinabung erupsi bencana alam evakuasi