RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan terhadap pengerjaan proyek pelebaran saluran air dan gorong-gorong.
Langkah ini diambil setelah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menemukan pengerjaan pengaspalan yang tidak tepat waktu sehingga membahayakan pengguna jalan.
Fakta tersebut terungkap saat Wali Kota Eri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kawasan Kedungmangu Timur dan Tenggumung Wetan pada Rabu (26/8/2026).
Baca Juga: DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Pimpinan Siap Mundur Jika Gagal
Di lokasi proyek, ia mendapati kondisi jalan bergelombang dan tidak merata akibat penundaan pengaspalan pasca-pengerjaan saluran.
"Waktu saya melakukan pengecekan ke sana, proyek fisik saluran telah selesai, namun pengaspalan tertunda hingga dua minggu. Ketinggian aspal yang tidak merata mencapai dua sentimeter memicu kecelakaan pengendara motor," ungkap Eri, Kamis (27/8/2026).
Merespons kelalaian tersebut, orang nomor satu di Pemkot Surabaya itu langsung memberikan tenggat waktu 1x24 jam kepada pihak kontraktor pelaksana untuk merampungkan aspal jalan.
Baca Juga: Cicilan Rumah Semakin Murah, KPR FLPP Bisa Dicicil 40 Tahun, Angsuran Mulai Rp700 Ribuan
Ketegasan ini membuahkan hasil; pihak kontraktor langsung menyelesaikan pengaspalan pada malam harinya, sehingga masyarakat bisa kembali melintas dengan aman dan nyaman.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini juga menegaskan aturan ketat bagi seluruh pelaksana proyek di Surabaya. Mereka diwajibkan mengikuti standar operasional yang berlaku, di mana pekerjaan harus dilakukan secara bertahap dan tuntas.
"Mulai dari menggali, menutup, mengaspal hingga mulus, baru beralih ke titik berikutnya. Ke depan jangan pernah ada lagi proyek pekerjaan yang tidak melakukan tahapan. Kalau tidak ingin ikut tahapan itu ya keluar saja, jangan kerjakan proyek di Surabaya," tegasnya.
Baca Juga: BI Bina 67 UMKM Jatim, Ada 2,57 Juta Usaha yang Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah
Sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang, Eri turut memberikan peringatan khusus kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya.
Ia menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan intensitas pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur yang sedang berlangsung di Kota Pahlawan.
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Surbaya Bisnis