Tanggap Karhutla Kotawaringin Timur, Pelindo Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Riri Masfardian • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:29 WIB
BANTUAN AIR BERSIH : Menyasar 70 truk tangki air ke wilayah terdampak paling parah, seperti Desa Bagendang Hulu, Sumber Makmur, Bagendang Hilir, dan Ponpes Sabilal Muttaqin. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
BANTUAN AIR BERSIH : Menyasar 70 truk tangki air ke wilayah terdampak paling parah, seperti Desa Bagendang Hulu, Sumber Makmur, Bagendang Hilir, dan Ponpes Sabilal Muttaqin. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

RADAR SURABAYA BISNIS -  Kemarau panjang yang memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur dampaknya makin meluas.

Merespons krisis air bersih dan penurunan kualitas udara akibat kabut asap, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang merespons cepat dengan menyalurkan bantuan 70 truk tangki air bersih serta membagikan masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di area Ring 1 Pelabuhan Bagendang.

Penyaluran air bersih diprioritaskan bagi wilayah yang mengalami krisis air paling parah, meliputi Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber Makmur, Desa Bagendang Hilir, hingga Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin Bagendang.
 
Langkah mendesak ini diambil guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar harian warga di sekitar lingkungan operasional pelabuhan tetap terpenuhi.
 
Baca Juga: Pascagempa NTT, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Kembali Normal dan Percepat Pemulihan Pelabuhan Maumere

Untuk menjamin kualitas pasokan air dan efisiensi logistik, Pelindo menjalin kerja sama langsung dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotim.
 
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons situasi darurat.

“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk tangki air bersih kepada masyarakat,” ujar Akhmad Fajar.

Tidak hanya mengatasi keterbatasan air bersih, TPK Bagendang juga membagikan masker secara masif guna melindungi kesehatan warga dan para pekerja pelabuhan yang tetap beraktivitas di tengah ancaman asap Karhutla.

“Pembagian masker difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar dari potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang mereka rasakan,” lanjut Akhmad Fajar.
 
Baca Juga: Terapkan Tata Kelola Ramah Lingkungan dan Digital, Empat Pelabuhan Pelindo Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Inisiatif tanggap bencana dari pihak BUMN ini mendapatkan sambutan hangat dari perwakilan Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Natalis Daud. Ia mengapresiasi kolaborasi cepat Pelindo yang dinilai sangat membantu mengatasi kelangkaan pasokan air di lapangan.

“Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.

Kolaborasi tanggap darurat ini menegaskan komitmen Pelindo Terminal Petikemas bahwa peran keberadaan BUMN tidak sekadar berfokus pada kelancaran operasional kepelabuhanan, melainkan juga bertindak aktif sebagai jaring pengaman sosial di saat masyarakat sekitar melintasi masa krisis. (rir/han)
Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
karhutla pelindo peduli bantuan air bersih kotawaringin Terminal peti kemas