3 Orangutan Dievakuasi di Tengah Kabut Asap Karhutla Ketapang, Butuh Waktu 8 Jam

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:34 WIB
Tim gabungan mengevakuasi 3 orangutan yang terjebak karhutla di perkebunan warga Desa Tanjungpura, Ketapang, Jumat (21/8/2026).
Tim gabungan mengevakuasi 3 orangutan yang terjebak karhutla di perkebunan warga Desa Tanjungpura, Ketapang, Jumat (21/8/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, memaksa tim gabungan mengevakuasi tiga ekor orangutan yang terjebak hingga masuk ke area perkebunan warga. Proses evakuasi yang berlangsung Jumat (21/8/2026) itu memakan waktu sekitar delapan jam.

Ketiga orangutan tersebut, terdiri dari induk bernama Mama Yuni, anaknya bernama Yuni, dan satu individu remaja bernama Pura, terpaksa keluar dari kawasan hutan menuju perkebunan masyarakat di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, akibat jalur pergerakan alami mereka terputus oleh kebakaran.

Baca Juga: Kepala BKN Respons Isu ASN Terancam Digantikan AI: Hanya Alat Bantu Kerja

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA), Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), serta masyarakat setempat.

Ketiga orangutan sebenarnya sudah terpantau berada di kawasan tersebut sejak awal 2026, dan secara rutin dipantau Tim Orangutan Protection Unit (OPU) YIARI karena berpotensi memicu interaksi negatif dengan warga.

Baca Juga: Tembus Rp40,09 Triliun, Investasi di Jatim Serap 74 Ribu Tenaga Kerja

Meski kawasan hutan di sekitar lokasi telah terfragmentasi oleh perkebunan, orangutan masih dapat bertahan di sisa-sisa fragmen hutan yang ada, hingga akhirnya kebakaran besar yang terjadi sepanjang Juli-Agustus 2026 menghanguskan jalur pergerakan mereka.

Tim evakuasi tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB dan bekerja di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran yang masih berlangsung.

Demi memastikan keselamatan satwa maupun tim, evakuasi dilakukan lewat metode pembiusan menggunakan senapan bius, dengan dosis anestesi yang dihitung cermat oleh dokter hewan berdasarkan perkiraan berat badan dan kondisi masing-masing individu. 

Baca Juga: Danantara Bidik Tambahan Rp88 Triliun dari Ekspor SDA, Ini Strateginya

Pergerakan ketiga orangutan yang cukup lincah membuat proses evakuasi berlangsung panjang, hingga akhirnya seluruh individu berhasil dibius dan diamankan sekitar delapan jam kemudian.

Usai berhasil dievakuasi, ketiga orangutan tersebut menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh guna memastikan kondisi kesehatan mereka pascaevakuasi.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surbaya Bisnis
karhutla orang utan ketapang evakuasi