Atasi Karhutla Kalimantan, Prabowo Pastikan Pemadaman Maksimal dan Hukum Tegas Menanti

Hany Akasah • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:20 WIB
Presiden Prabowo tinjau pemadaman karhutla di Kubu Raya, Kalbar, pastikan penanganan optimal.
Presiden Prabowo tinjau pemadaman karhutla di Kubu Raya, Kalbar, pastikan penanganan optimal.

RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026). 

Peninjauan maraton ini dilakukan di dua provinsi terdampak parah, yakni Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, guna memastikan operasi pemadaman berjalan optimal.

Dalam kunjungannya ke Posko Penanganan Karhutla di Lanud Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, serta Posko Aju di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Presiden menginstruksikan langkah cepat, terpadu, dan serentak.

Baca Juga: Danantara Tawarkan 130 Ribu Hunian DP 1 Persen, Cicilan Mulai Rp1 Juta per Bulan

Untuk mempercepat pemadaman, pemerintah mengerahkan tambahan kekuatan secara masif. Operasi darat diperkuat dengan mendatangkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel tambahan dari luar Kalimantan beserta kelengkapan alat pemadam perorangan. 

Selain itu, pemerintah juga mendistribusikan ratusan mesin pompa air dan pipa untuk menjangkau lahan gambut yang rentan terbakar di bawah permukaan.

Dari sisi udara, operasi water bombing diintensifkan. Sebanyak enam helikopter tambahan dijadwalkan tiba di Kalimantan Barat, sementara empat hingga tujuh unit helikopter tambahan dikerahkan ke Kalimantan Tengah. 

Baca Juga: Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

Upaya ini juga dibarengi dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digalakkan oleh BMKG guna memicu hujan buatan di titik-titik rawan pada periode 23-27 Agustus 2026.

"Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi lah," ungkap Presiden Prabowo dalam keterangan persnya.

Selain upaya pemadaman, Kepala Negara menekankan pentingnya langkah mitigasi dan penegakan hukum. Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan hukum yang tegas bagi pihak-pihak, termasuk korporasi, yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja.

Baca Juga: Warga Resah, Pemkot Surabaya Tertibkan Lahan Sampah Ilegal 1,4 Hektare

"Harus kita tindak ya, akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan," tegasnya.

Pemerintah juga berfokus pada keselamatan warga dengan menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) tambahan ke daerah terdampak, serta menggalakkan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya aktivitas yang dapat memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca kering akibat fenomena El Nino.

Baca Juga: BI Catat NPI Triwulan II 2026 Membaik, Cadangan Devisa Capai 145,6 Miliar Dolar AS

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
kalimantan karhutla hukum penanganan Presiden Prabowo