Heboh Matahari Merah Pekat di Palangka Raya, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Hany Akasah • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:56 WIB
Fenomena matahari berwarna merah pekat terlihat di langit Palangka Raya, Kalteng, Kamis (20/8/2026) sore.
Fenomena matahari berwarna merah pekat terlihat di langit Palangka Raya, Kalteng, Kamis (20/8/2026) sore.

RADAR SURABAYA BISNIS – Fenomena matahari berwarna merah menyala menghebohkan warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (20/8/2026) sore. Fenomena ini terlihat jelas di balik langit yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah setempat.

Warga Palangka Raya, Sri Muliati, yang sempat mengabadikan momen tersebut mengatakan penampakan matahari merah itu diduga kuat berkaitan dengan kondisi atmosfer yang dipengaruhi asap karhutla.

"Mataharinya merah banget pada Kamis sore kemarin. Saya baru kali ini melihatnya," ujar Sri, dilansir detikKalimantan, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam di Surabaya Hari Ini Stabil di Rp2,7 Juta per Gram

Prakirawan BMKG Palangka Raya, Chandra, membenarkan dugaan tersebut. Ia menjelaskan partikel-partikel asap di udara dapat memengaruhi cahaya matahari yang mencapai permukaan bumi.

"Karena jika dilihat dari citra sebaran asap kemarin sore, terlihat wilayah Kalimantan Tengah sebagian besarnya sudah tertutup asap. Saat cahaya melewati lapisan atmosfer yang dipenuhi partikel, warna dengan panjang gelombang tertentu lebih banyak tersebar sehingga matahari dapat terlihat kemerahan, terutama ketika posisinya mulai rendah menjelang sore," jelas Chandra.

Fenomena ini menjadi salah satu penanda nyata dampak karhutla yang masih melanda Kalimantan Tengah, di tengah tingginya jumlah titik panas yang terpantau di wilayah tersebut belakangan ini.

Baca Juga: Inovasi Budi Daya Modern dan Regenerasi Petani, Jalan Kopi Gayo Menuju Pasar Global

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
fenomena alam karhutla bkmg matahari merah Palangka Raya