Kemnaker Dorong Talenta Muda Bangun Startup Lewat Program TIDP

Hany Akasah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:06 WIB
Menaker Yassierli mendorong talenta muda ciptakan startup inovatif lewat Talent & Innovation Development Program (TIDP) Kemnaker di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menaker Yassierli mendorong talenta muda ciptakan startup inovatif lewat Talent & Innovation Development Program (TIDP) Kemnaker di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong lahirnya pengusaha muda baru di Indonesia. 

Melalui Talent & Innovation Development Program (TIDP), Kemnaker membekali generasi muda agar mampu mengubah gagasan menjadi startup (perusahaan rintisan) yang inovatif sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa paradigma ketenagakerjaan nasional harus berubah seiring perkembangan zaman. Generasi muda tidak lagi cukup hanya dipersiapkan untuk mencari kerja.

Baca Juga: Ini Deretan Fitur Canggih Apple Device yang Bikin Kerjaan Makin Produktif

"Kita harus membangun talenta yang siap menghadapi perubahan. Mereka harus mau terus belajar, melihat masalah sebagai peluang, bekerja sama, dan berani menciptakan sesuatu yang baru," ujar Yassierli di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Adaptasi Teknologi dan Ekosistem Inovasi

Program TIDP dirancang khusus untuk merespons dinamika dunia kerja akibat pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Melalui program ini, para peserta dibekali kompetensi yang adaptif, inovatif, serta jiwa kewirausahaan yang tangguh.

Guna memastikan gagasan peserta dapat diterapkan secara nyata, Kemnaker juga mengembangkan Talent & Innovation Hub (TIH). Ekosistem ini menjembatani pengembangan talenta, inovasi, dunia usaha, dan kebijakan ketenagakerjaan.

Baca Juga: Tarif Parkir di Surabaya Cuma Rp810, Berikut Syaratnya

"Prosesnya tidak boleh berhenti pada pelatihan semata, melainkan berlanjut hingga lahirnya gagasan dan solusi yang memiliki nilai ekonomi," tambah Yassierli.

Kolaborasi Cetak Pengusaha Muda

Program TIDP ini diselenggarakan selama enam bulan dan diikuti oleh 58 talenta muda terpilih dari wilayah Bekasi dan Bandung Barat.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Ditjen Bina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat, serta didukung penuh oleh para mentor profesional dari mitra industri.

Baca Juga: SIG Mulai Tinggalkan Batu Bara, Sampah Kota Disulap Jadi Bahan Bakar

"Saya berharap adik-adik yang mengikuti program ini dapat menghasilkan rintisan usaha berbasis inovasi. Saya tantang Anda menjadi pelopor: lulusan yang sudah memiliki perusahaan sendiri bahkan sebelum masa programnya selesai," pungkas Yassierli.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surbaya Bisnis
tidp start up kemnaker anak muda teknologi