Ketua MPR: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Jangka Panjang Indonesia Emas 2045

Hany Akasah • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:08 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani berpidato di Sidang Tahunan MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani berpidato di Sidang Tahunan MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dipandang sekadar sebagai ajang bagi-bagi makanan.

Program tersebut merupakan langkah strategis dan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pernyataan ini disampaikan oleh Muzani dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Sidang Tahunan MPR 2026: DPD RI Tegaskan Dukungan untuk Swasembada Pangan dan Pemberantasan Korupsi

"Dalam kerangka itulah, kita memandang program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai terobosan dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045," ujar Muzani di hadapan para pimpinan lembaga negara dan anggota dewan.

Menurut Muzani, cita-cita untuk membangun generasi yang kompetitif harus dimulai dari pemenuhan gizi sejak dini. Oleh karena itu, ia mengapresiasi program MBG yang tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga memperhatikan kebutuhan gizi ibu hamil dan kelompok rentan lainnya.

"Adalah mimpi kita semua memiliki anak-anak yang unggul dan bersaing secara kompetitif. Pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," tambahnya.

Baca Juga: Menteri UMKM Pastikan Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

Kendati mengapresiasi program tersebut, Muzani mengingatkan bahwa niat baik harus selalu dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia mendorong seluruh pihak untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran dan transparan.

"Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel," tegas Muzani.

Selain membahas MBG, Ketua MPR RI juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih. Ia menilai inisiatif ini sangat relevan dan memiliki landasan konstitusional yang kuat.

Baca Juga: Pajak Rumah Kontrakan Jadi Sorotan, Apindo Khawatir Harga Sewa Makin Mahal

"Konstitusi kita menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan," pungkasnya.

Sebagai informasi, pidato Ketua MPR RI ini merupakan bagian dari rangkaian Sidang Tahunan yang digelar menjelang penyampaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
sidang mpr ketua mpr ahmad muzani Mbg Indonesia Emas 2045