RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah secara resmi mengumumkan langkah pembenahan besar-besaran terhadap program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan pengkajian mendalam demi mengikis berbagai hambatan pelaksanaan serta memperkuat tata kelola program tersebut agar lebih tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menko Pangan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Senilai Rp340 Triliun, Buka 12 Ribu Lapangan Kerja
"Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan merapikan," ujar Zulkifli Hasan kepada awak media.
Dalam evaluasi awal, pemerintah telah memetakan sejumlah kendala krusial yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hambatan nyata tersebut meliputi adanya indikasi penyalahgunaan program, ketidakakuratan penetapan titik penerima manfaat, hingga belum siapnya infrastruktur pendukung utama.
Secara khusus, Zulkifli menyoroti ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memegang peranan vital dalam menyalurkan makanan bergizi ke daerah-daerah. Menurutnya, dinamika di lapangan menunjukkan ketimpangan yang perlu segera diatasi.
Baca Juga: KBLI 2025 Berlaku 18 Juli, Pelaku Usaha Khawatir Birokrasi Makin Rumit
“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” beber Menko Pangan.
Lebih lanjut, seluruh hasil kajian mendalam yang dirumuskan dalam waktu satu bulan ini nantinya akan dilaporkan secara berkala kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan keputusan dan arahan strategis lebih lanjut.
Pembenahan struktural ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah guna memastikan program MBG berjalan secara efektif, transparan, serta akuntabel demi menjangkau seluruh anak bangsa yang membutuhkan sesuai tujuan awal program.
Baca Juga: Gandeng BRIN Petakan Biota Laut, Terminal Teluk Lamong Buktikan Komitmen ESG Selaras dengan Alam
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis