Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Terjunkan 1.000 Taruna TNI, Kemensos Matangkan Program Karakter dan Kemandirian Sekolah Rakyat

Hany Akasah • Kamis, 25 Juni 2026 | 15:28 WIB
KOLABORASI NYATA : Kementerian Sosial (Kemensos) bersama TNI bersiap meluncurkan program penguatan karakter di 178 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mulai Agustus 2026. Sebanyak 1.000 Taruna Akademi TNI akan diterjunkan langsung. (Foto : Istimewa)
KOLABORASI NYATA : Kementerian Sosial (Kemensos) bersama TNI bersiap meluncurkan program penguatan karakter di 178 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mulai Agustus 2026. Sebanyak 1.000 Taruna Akademi TNI akan diterjunkan langsung. (Foto : Istimewa)

RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkolaborasi menyiapkan program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat.

Dalam program ini, sekitar 1.000 Taruna Akademi TNI tingkat I dan tingkat II, termasuk para pengasuhnya, akan diterjunkan langsung untuk membina kedisiplinan dan kerapian para siswa di 178 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Rencana strategis ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R. Sidiharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial Letjen Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin juga menghadiri Rapat Penyiapan Program Penguatan Karakter Kebangsaan di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta.

Baca Juga: Demi Stabilitas Nasional, Mentan Amran Ungkap Alasan Gandeng TNI-Polri Ikut Amankan Swasembada Pangan

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memberikan atensi khusus pada upaya memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, kerapian, serta budaya tertib bagi peserta didik Sekolah Rakyat, termasuk melalui tata cara berpakaian Pramuka yang sesuai dengan ketentuan resmi.

Wamensos Agus Jabo Priyono mengungkapkan bahwa urusan kerapian dan kedisiplinan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan Sekolah Rakyat, terutama karena para siswa harus beradaptasi dari lingkungan asal menuju kehidupan berasrama.

"Nanti setelah ada skema antara Mabes TNI dengan Kemensos di bawah Kemenhan, rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa proses transisi menuju habitat baru di Sekolah Rakyat ini sangat membutuhkan pembinaan yang ketat dan terstruktur. Oleh karena itu, sejak awal Kementerian Sosial di bawah arahan Mensos Saifullah Yusuf telah mendorong pelibatan elemen TNI dan Polri.

Baca Juga: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Dimulai, BI Gandeng TNI AL Distribusi Uang Ke 97 Pulau Terluar

"Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri mendorong pendisiplinan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat, itu memang butuh pembinaan. Jadi kalau ke depan kita melaksanakan ini, tidak ada masalah, sudah sesuai dengan Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 8 Tahun 2025," paparnya

Sementara itu, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R. Sidiharta Wisnu Graha menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung program ini. Menurut skema yang tengah dimatangkan, nantinya akan ada lima taruna yang bertanggung jawab mendampingi satu sekolah dasar untuk memberikan pelatihan praktis terkait kebiasaan hidup disiplin dan mandiri di asrama.

"Nanti kami siapkan seribu orang, itu termasuk pengasuhnya taruna. Jadi nanti taruna yang kami kirim itu tingkat 1 dan tingkat 2," ungkap Wisnu.

Wisnu menambahkan, materi praktis yang akan diajarkan para taruna meliputi keterampilan dasar sehari-hari yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan berasrama, seperti cara menyetrika baju seragam sekolah, merapikan sprei dan tempat tidur, menata lemari pakaian, hingga tata cara menyemir sepatu dengan benar.

Hingga saat ini, Kemensos dan Mabes TNI masih terus mematangkan mekanisme dan skema pelaksanaan di lapangan. Program pembinaan karakter yang dilaksanakan secara terkoordinasi bersama Kemenko PMK, Kemensos, Kemenhan, dan Kwarnas Gerakan Pramuka ini rencananya akan mulai digulirkan pada awal Agustus 2026 dalam kurun waktu intensif selama satu minggu. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#kemensos #menhan #tni #Sekolah Rakyat #karakter