radarsurabayabisnis.id - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa pekan lalu.
Permintaan maaf tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6). Darmawan mengakui gangguan pasokan listrik tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang terdampak.
Baca Juga: 58 Merek Motor Listrik Beredar di Indonesia, Standar Keselamatan Belum Ada
"Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," kata Darmawan.
Kondisi Kelistrikan Jawa Mulai Berangsur Normal
Menurut Darmawan, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai menunjukkan perbaikan sejak Minggu (21/6). Sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami pemadaman bergilir kini telah kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal.
PLN terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan keandalan sistem tetap terjaga dan gangguan serupa tidak kembali terjadi.
PLN Ungkap Langkah Perbaikan Sistem Kelistrikan
Sebagai tindak lanjut, PLN melakukan berbagai langkah perbaikan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik nasional. Salah satu fokus utama adalah pembenahan tata kelola rantai pasok energi primer yang menjadi fondasi operasional pembangkit listrik.
Selain itu, PLN juga memperkuat kesiapan pembangkit listrik yang dikelola langsung oleh perusahaan maupun pembangkit milik mitra swasta melalui skema Independent Power Producer (IPP).
"Kami juga melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dan juga melakukan penguatan pada pembangkit, baik itu milik PLN maupun milik mitra kami, yaitu Independent Power Producer," ujarnya.
Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Kementerian ESDM
Dalam kesempatan tersebut, Darmawan turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan selama proses penanganan gangguan sistem kelistrikan berlangsung.
Menurutnya, koordinasi yang dilakukan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
"Kami memberikan apresiasi luar biasa atas dukungan, arahan, dan bimbingan dari pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, dalam hal ini Bapak Menteri Bahlil Lahadalia," katanya.
PLN Janji Tingkatkan Keandalan Listrik
PLN memastikan seluruh jajaran saat ini bekerja penuh selama 24 jam untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional.
Pemantauan dilakukan secara real time, mulai dari pemetaan risiko, pengawasan pembangkit, hingga evaluasi rantai pasok energi guna mengantisipasi potensi gangguan di masa mendatang.
"Kami melakukan upaya all out, 24 jam 7 hari seminggu, baik itu dalam melakukan monitoring, memetakan seluruh upaya kami agar perbaikan keandalan sistem listrik di Jawa ini bisa terus terjaga dan bahkan ditingkatkan," tegas Darmawan.
PLN berharap berbagai langkah perbaikan tersebut dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan dunia usaha yang bergantung pada ketersediaan energi listrik yang stabil.
Editor : Hany Akasah