Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

2.052 Keluarga di Sidoarjo Terima Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Diky Putra Sansiri • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:34 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 2.052 keluarga penerima manfaat (KPM) di empat desa, Kamis (18/6).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 2.052 keluarga penerima manfaat (KPM) di empat desa, Kamis (18/6).

radarsurabayabisnis.id - Sebanyak 2.052 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Kamis (18/6). Bantuan tersebut diberikan kepada warga di empat desa yang tersebar di Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Prambon.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terpisah. Wabup Mimik Idayana menyerahkan bantuan di Desa Kalisampurno dan Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin. Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menyalurkan bantuan di Desa Watutulis dan Desa Temu, Kecamatan Prambon.

Baca Juga: Investasi Rp2,08 Triliun, Kemenag Dorong Digitalisasi Bansos untuk 2,6 Juta Santri

Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Bulog Cabang Sidoarjo, unsur TNI-Polri, serta Forkopimka setempat.

Dari total 2.052 penerima manfaat, sebanyak 555 KPM berasal dari Desa Kalisampurno, 485 KPM dari Desa Ganggangpanjang, 604 KPM dari Desa Watutulis, dan 408 KPM dari Desa Temu.

Dalam kesempatan tersebut, Mimik Idayana menjelaskan bahwa bantuan beras merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui kerja sama dengan Bulog guna membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kualitas beras yang tidak layak konsumsi agar dapat segera ditindaklanjuti dan diganti.

Baca Juga: Bulog Jatim Salurkan 65 Ribu Ton SPHP dan Bantuan Pangan untuk Jutaan Warga

"Kalau nanti ada beras yang diterima kondisinya tidak layak konsumsi, misalnya karena kurang kering sehingga warnanya menguning atau terdapat kerusakan lainnya, segera laporkan melalui pemerintah desa agar bisa ditukar," ujarnya.

Menurut Mimik, hingga saat ini belum ada laporan pengembalian beras dari masyarakat penerima bantuan. Ia berharap seluruh bantuan yang diterima warga dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, Mimik mengingatkan agar bantuan pangan yang diterima digunakan untuk kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.

"Beras ini untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Manfaatkan dengan baik dan jangan dijual kembali," pesannya.

Ia menegaskan bahwa program bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian warga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

"Bantuan yang diterima berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Setelah diterima, dibawa pulang dan digunakan untuk kebutuhan keluarga," katanya.

Sriatun juga menegaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, penentuan penerima bantuan tidak dilakukan oleh pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.

"Data penerima ini berasal dari pusat, bukan dari kabupaten maupun desa. Jadi sudah sesuai dengan data yang ada di DTSEN. Kalau ada masyarakat yang belum menerima, bukan karena tidak diperhatikan, tetapi memang berdasarkan data yang telah ditetapkan," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga penerima manfaat.

Editor : Hany Akasah
#bantuan beras #Mimik Idayana #bansos Sidoarjo #bansos #Wakil Bupati Sidoarjo