RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia dalam mempercepat transisi energi nasional melalui proyek ambisius.
Dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus BIMP-EAGA di Cebu, Filipina, Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total mencapai 100 gigawatt (GW).
Langkah besar ini diambil sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan memperkuat ketahanan energi kawasan.
Baca Juga: Kemenkeu Catat Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun pada Kuartal I 2026
"Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah membangun (pembangkit listrik) tenaga surya 100 GW," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari keterangan resmi kementerian terkait.
Selain fokus pada tenaga surya, Presiden juga mendorong negara-negara di subkawasan ASEAN untuk segera mengambil langkah konkret dalam memanfaatkan potensi energi terbarukan lainnya, seperti tenaga air, angin, hingga optimalisasi lahan subur yang belum tergarap maksimal.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, menambahkan bahwa forum ini juga mengesahkan dokumen BIMP-EAGA Vision (BEV) 2035.
Baca Juga: Produksi Beras Indonesia Semester I 2026 Mencapai 19,31 Juta Ton di Tengah Ancaman El Nino
Dokumen ini menjadi kerangka strategis untuk menjadikan kawasan Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Filipina lebih tangguh, inklusif, dan kompetitif secara ekonomi.
Dalam kacamata bisnis, proyek ini membuka peluang investasi besar di sektor infrastruktur energi. Bahlil menyebutkan bahwa pemerintah terus meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan sumber energi masa depan seperti hidrogen, nuklir, dan amonia, serta percepatan ekosistem kendaraan listrik (EV).
"Program ini akan memperkuat kolaborasi subregional, sehingga masyarakat di daerah terpencil mampu mengakses energi dengan harga terjangkau," pungkas Bahlil.
Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Jumat 8 Mei 2026, Minyak dan Cabai Naik
Editor : Hany Akasah