Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pemerintah Siapkan Rp 14 Triliun untuk Perbaikan 71.744 Ribu Sekolah pada Tahun Ini

Hany Akasah • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:18 WIB
ILUSTRASI: Anak-anak berangkat sekolah untuk menempuh pendidikan yang layak di tengah upaya pemerintah memperluas program revitalisasi sekolah pada 2026
ILUSTRASI: Anak-anak berangkat sekolah untuk menempuh pendidikan yang layak di tengah upaya pemerintah memperluas program revitalisasi sekolah pada 2026

RADAR SURABAYA BISNIS - Pemerintah terus memperkuat upaya pemerataan kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi sekolah yang akan diperluas pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa di berbagai daerah.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan revitalisasi menyentuh puluhan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan dukungan anggaran mencapai Rp 14 triliun.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa percepatan program revitalisasi sekolah merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan pemerataan mutu pendidikan nasional.

Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Kamis 7 Mei 2026, Cabai dan Minyak Naik

"Bapak Presiden beberapa kali menyampaikan itu, sehingga pada tahun 2026 program revitalisasi dapat menyasar 71.744 satuan pendidikan," kata Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu.

Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan program untuk tahun 2026 sebenarnya sudah mulai berjalan sejak sekarang.

Pemerintah telah menjalin ribuan kerja sama dengan berbagai satuan pendidikan sebagai bagian dari tahapan awal revitalisasi.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 4.838 satuan pendidikan telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat, Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

Sementara itu, bantuan pendanaan telah disalurkan kepada 3.408 sekolah dengan total nilai mencapai Rp 2,6 triliun.

Selain penyaluran bantuan, sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan sekolah juga mulai memasuki tahap awal pengerjaan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menetapkan beberapa prioritas utama agar program revitalisasi dapat tepat sasaran.

Sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam menjadi fokus utama perbaikan pada tahun depan.

"Pada tahun 2026 revitalisasi diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang rusak sebagai dampak dari bencana. Sekolah-sekolah yang terdampak dari bencana alam baik yang di Sumatera maupun di wilayah lain di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Emas Antam Menguat pada Perdagangan Hari Ini, Buyback Ikut Terkerek

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain kawasan 3T, sekolah dengan tingkat kerusakan berat juga masuk dalam daftar prioritas meskipun berada di luar wilayah bencana.

Program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan secara merata, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.

Pemerintah juga berharap langkah tersebut dapat memperkuat akses pendidikan yang layak bagi pelajar di berbagai daerah Indonesia. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#pendidikan #pelajar #revitalisasi #fasilitas #sekolah