Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kesempatan Emas untuk Guru Ngaji, Kemenag Gencarkan Beasiswa Sarjana Jarak Jauh, Ini Syarat dan Pilihan Prodinya

Hany Akasah • Senin, 4 Mei 2026 | 10:28 WIB
Menag Nasaruddin Umar. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
Menag Nasaruddin Umar. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

 RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap peran strategis guru ngaji Al-Qur’an sebagai elemen kunci dalam memperkuat fondasi moral bangsa.

Menurut Menag, keberadaan para pendidik ini memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kehidupan beragama serta membentuk karakter sosial masyarakat di tengah tantangan zaman yang dinamis. Hal ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Wisuda Nasional Guru Ngaji Al-Qur’an bertema “Menjaga Kalam, Menyinari Zaman” yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/5).

Menag menegaskan bahwa peran guru ngaji tidak terbatas pada aktivitas mengajar membaca Al-Qur’an secara teknis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai, martabat, dan keberlanjutan tradisi keilmuan Islam.

Kepada para wisudawan, beliau mengingatkan bahwa menjaga Al-Qur’an bukan sekadar merawat fisiknya, melainkan memastikan pesan di dalamnya tetap hidup melalui pengajaran yang konsisten bagi generasi muda.

Baca Juga: Targetkan 23 Ribu Kuota Mahasiswa, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh 2026

"Menjaga kalam berarti menjaga agar Al-Qur’an terus dipahami, diamalkan, dan diwariskan. Kalian adalah orang-orang terbaik karena memilih jalan belajar dan mengajarkan Al-Qur’an," tuturnya.

Selain memberikan apresiasi secara moral, Kementerian Agama juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi guru ngaji, termasuk mendorong akses terhadap layanan seperti BPJS.

Langkah nyata lainnya ditunjukkan melalui peluncuran Program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan. Program ini dirancang khusus bagi para ustadz dan ustadzah di lingkungan pesantren serta Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) agar mereka dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tugas mengabdi di masyarakat.

Pendaftaran program beasiswa ini telah dibuka sejak 1 April hingga 31 Mei 2026 mendatang. Tersedia tiga pilihan program studi di UIN Siber Syekh Nurjati, yaitu Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam.

Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin, menjelaskan bahwa sistem perkuliahan berbasis daring ini sangat fleksibel dan dibiayai penuh oleh pemerintah. Seluruh biaya, mulai dari pendaftaran hingga lulus, ditanggung penuh sebagai bentuk dukungan nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan LPQ.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini dan layanan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi portal resmi di kemenag yang menyediakan akses terhadap berbagai regulasi, agenda nasional, hingga publikasi digital terkini. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#pjj #guru ngaji #kemenag #beasiswa #Nasarudin Umar