Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kemkomdigi Targetkan 2.282 Titik Internet Desa, Peluang Emas Digitalisasi Ekonomi Lokal

Hany Akasah • Jumat, 24 April 2026 | 14:19 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid

RADAR SURABAYA BISNIS – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi menargetkan penambahan 1.000 titik akses internet pita lebar tetap (fixed broadband) baru melalui program Kampung Internet pada tahun 2026. 

Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan memeratakan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekspansi pasar bagi para penyelenggara jasa internet (ISP) ke wilayah pelosok Indonesia.

Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Fixed Broadband Kemkomdigi, Singgih Yuniawan, mengungkapkan bahwa proyeksi ini merupakan kelanjutan dari capaian 1.282 titik yang telah dibangun sepanjang 2025. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya Usul Pajak Kapal di Selat Malaka, Contoh Strategi Iran di Selat Hormuz

Dengan penambahan ini, total titik Kampung Internet ditargetkan menyentuh angka 2.282 titik yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah yang minim akses fiber optik.

Untuk menarik minat investor dan operator, pemerintah menyiapkan skema stimulus khusus. Kemkomdigi akan berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

"Operator sering kali enggan masuk jika tidak ada kepastian pelanggan. Tugas kami adalah 'memancing' mereka melalui pemberian insentif pada tahun pertama," ujar Singgih dalam keterangannya di Desa Setanggor, Lombok Tengah.

Baca Juga: Rupiah Menguat Tipis, Bank Indonesia Tegaskan Nilai Tukar Masih di Bawah Fundamental

Melalui skema ini, operator diharapkan dapat membangun jaringan terlebih dahulu hingga mampu beroperasi secara mandiri secara finansial. 

Beberapa wilayah yang menjadi sasaran utama mencakup Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kabupaten Kupang, Maluku Utara, hingga Gorontalo.

Pemerataan infrastruktur digital ini diproyeksikan akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi publik berbasis internet. 

Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Hari Ini, Daging Kompak Turun

Dengan masuknya jaringan fixed broadbandke desa-desa, peluang digitalisasi UMKM dan peningkatan layanan publik menjadi lebih terbuka lebar, yang pada gilirannya menciptakan ekosistem bisnis baru di tingkat lokal.

Editor : Hany Akasah
#desa #internet #insentif #Kemkomdigi #digitalisasi