Bukan Hanya Jabodetabek, Ini Daftar Jalur KRL Baru yang Masuk Tahap Konstruksi

Hany Akasah • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 20:16 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan percepatan proyek elektrifikasi jalur Kereta Rel Listrik (KRL) di sejumlah koridor strategis akan dimulai pada tahun ini. 

Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan transportasi massal berbasis rel untuk mendorong konektivitas wilayah penyangga.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa fokus utama elektrifikasi mencakup tiga rute di Jabodetabek dan satu rute di wilayah Bandung Raya. 

Baca Juga: Ngopi Sambil Diceramahi Budaya Jawa: Awalnya Cari WiFi, Malah Betah Penuh Cerita dan Sedikit Mistis

Rute tersebut meliputi Cikarang-Cikampek, Bogor-Sukabumi, serta jalur Padalarang-Cicalengka di Jawa Barat.

"Elektrifikasi jalur KRL kita tetap jalankan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ini menjadi program utama kita untuk tahun ini," ujar Dudy saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (13/4/2026).

Menhub menekankan bahwa elektrifikasi jalur Cikarang menuju Cikampek sangat krusial. Selain untuk mempermudah mobilitas masyarakat, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi di kawasan industri koridor timur Jakarta. 

Baca Juga: Ini Dia Sosok Jemaah Haji Termuda dan Tertua di Embarkasi Surabaya, dari 14 hingga 105 Tahun

Dengan adanya KRL, kepadatan di pusat kota dapat terurai seiring distribusi aktivitas penduduk yang lebih merata ke wilayah penyangga.

Selain pembangunan jalur baru, pemerintah juga melakukan peningkatan prasarana pada jalur Tanah Abang-Rangkasbitung. 

Upaya ini mencakup modernisasi sistem persinyalan dan penambahan kapasitas gardu listrik agar jalur tersebut dapat melayani rangkaian KRL 12 kereta (SF 12) guna mempersempit waktu tunggu antar-kereta (headway).

Baca Juga: Pakai APBN, Kopdes Merah Putih Dapat Mengakses Pinjaman Rp3 Miliar! Airlangga: Bakal Diawasi Ketat

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menambahkan bahwa saat ini dokumen perencanaan teknis tengah dipercepat dan ditargetkan rampung tahun ini. Dalam pelaksanaannya, Kemenhub akan bersinergi dengan Danantara, PT KAI, dan PT PLN (Persero).

"Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan untuk mempercepat realisasi konstruksi. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak agar proses elektrifikasi ini bisa berjalan tepat waktu," jelas Allan.

Meskipun demikian, pemerintah menyatakan bahwa elektrifikasi untuk jalur Rangkasbitung-Merak serta Serang-Merak belum akan dilakukan dalam periode tahun ini dan masih dalam tahap kajian lebih lanjut.

Baca Juga: Sejarah Panjang Gedung Bank Mega Kembang Jepun, Dari Pusat Dagang Jawa–Tiongkok–Jepang Hingga Diakuisisi Chairul Tanjung

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
transportasi Dudy Purwagandhi menhub Baru krl