Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bahas Ancaman Krisis Pangan, Energi dan Air, Ini Solusi dari Prabowo

Hany Akasah • Kamis, 9 April 2026 | 13:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan adanya ancaman krisis global yang meliputi pangan, energi, dan air sebagai isu mendasar yang perlu diantisipasi setiap negara.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan adanya ancaman krisis global yang meliputi pangan, energi, dan air sebagai isu mendasar yang perlu diantisipasi setiap negara.

radarsurabayabisnis.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa dunia sedang menghadapi ancaman besar yang bisa berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, termasuk di Indonesia.

Ancaman tersebut adalah krisis pangan, krisis energi, dan krisis air. Menurut Prabowo, tiga persoalan itu merupakan isu paling mendasar yang harus diantisipasi oleh setiap negara.

Baca Juga: Target 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Agustus 2026, Kini Terintegrasi Klinik dan Apotek

Dalam taklimat rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menyebut prediksi itu sebenarnya sudah lama disampaikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Beberapa tahun yang lalu PBB sudah meramalkan bahwa krisis dunia, krisis yang akan melanda seluruh dunia adalah tiga hal, yaitu krisis pangan, krisis energi, dan krisis air,” kata Prabowo.

Prabowo Sebut Krisis Pangan, Energi, dan Air Jadi Penentu Keselamatan Bangsa

Prabowo mengatakan dirinya sudah lama meyakini bahwa ketahanan pangan, energi, dan air adalah kunci keselamatan sebuah bangsa.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp 1,7 Triliun untuk Peremajaan Tebu, Target Swasembada Gula 2027

Ia bahkan mengaku telah menuangkan pandangan tersebut dalam berbagai pemikiran dan buku yang ditulisnya selama puluhan tahun.

Menurut Prabowo, pandangannya kini semakin relevan karena sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ia menilai negara yang gagal menjaga ketersediaan pangan, energi, dan air akan lebih rentan menghadapi krisis di masa depan.

Kondisi Indonesia Dinilai Lebih Aman Soal Air, Tapi Indonesia Timur Masih Bermasalah

Meski mengingatkan soal ancaman krisis global, Prabowo menilai Indonesia relatif lebih aman dibanding banyak negara lain, terutama dalam hal ketersediaan air.

Menurutnya, Indonesia justru memiliki cadangan air yang melimpah. Namun, masih ada beberapa wilayah yang menghadapi kesulitan, terutama di kawasan Indonesia Timur dan pulau-pulau tertentu.

“Di bagian-bagian tertentu negara kita, di Indonesia Timur, pulau-pulau tertentu masih ada kesulitan air, tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan karena Indonesia kekurangan air, melainkan karena pengelolaan yang belum optimal.

Prabowo menyebut persoalan seperti minimnya infrastruktur, distribusi air yang belum merata, hingga kerusakan lingkungan menjadi penyebab utama sebagian wilayah masih mengalami kesulitan air bersih.

Prabowo Soroti Kerusakan Hutan yang Bisa Memicu Kekeringan

Prabowo juga menyoroti kerusakan alam sebagai salah satu penyebab ancaman krisis air di Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa penebangan hutan dan hilangnya pepohonan di kawasan pegunungan dapat membuat air tidak lagi tersimpan dengan baik.

Baca Juga: Siswa SMP di Surabaya Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Bila Nekat Ini Konsekuensinya

Akibatnya, daerah yang sebelumnya memiliki sumber air dapat mengalami kekeringan saat musim kemarau.

“Hutan kita babat, pohon-pohon di gunung kita babat akhirnya air tidak dapat ditahan terjadi kekeringan,” kata Prabowo.

Menurut dia, persoalan tersebut sebenarnya masih bisa diatasi apabila pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.

Prabowo juga membandingkan Indonesia dengan sejumlah negara lain yang kaya minyak dan gas, tetapi tidak memiliki cadangan air yang cukup.

Karena itu, ia menilai Indonesia harus memanfaatkan keunggulan sumber daya air yang dimiliki sekaligus menjaga alam agar tidak menimbulkan krisis di masa depan.

Editor : Hany Akasah
#krisis energi #Presiden RI #prabowo #krisis global