radarsurabayabisnis.id- Pemerintah kembali membuka peluang penerapan sistem pembayaran tol tanpa sentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Sistem yang memungkinkan pengendara melintas tanpa berhenti dan tanpa tap kartu di gerbang tol itu dipastikan akan kembali diuji coba dalam waktu dekat.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, Wilan Oktavian, mengatakan uji coba MLFF akan dilakukan lagi setelah sebelumnya sempat tertunda akibat perbedaan hasil evaluasi antara BPJT dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).
Baca Juga: PT Nissin Food Buka Lowongan Kerja April 2026, Ada Posisi untuk Lulusan SMA hingga S1!
“Ini kita rencanakan uji coba,” kata Wilan dalam diskusi bersama media di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).
Kenapa Uji Coba MLFF Sempat Terhenti?
Rencana penerapan MLFF sebelumnya sempat mandek karena BPJT dan PT Roatex Indonesia Toll System memiliki penilaian berbeda terhadap hasil pengujian.
BPJT menilai uji coba MLFF belum berjalan sesuai harapan. Namun di sisi lain, RITS justru mengklaim sistem pembayaran tol tanpa sentuh itu telah berhasil dijalankan.
Baca Juga: PT Nissin Food Buka Lowongan Kerja April 2026, Ada Posisi untuk Lulusan SMA hingga S1!
Perbedaan penilaian tersebut membuat proyek MLFF belum bisa diterapkan secara penuh di gerbang tol Indonesia.
Namun, situasi berubah setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada akhir 2025 merekomendasikan agar uji coba MLFF dilanjutkan.
Rekomendasi dari BPKP itulah yang kini menjadi dasar pemerintah untuk kembali melanjutkan pengujian sistem tol tanpa tap kartu.
Uji Coba MLFF Kali Ini Dilakukan Menyeluruh
Berbeda dengan sebelumnya, uji coba MLFF kali ini akan dilakukan secara end to end atau menyeluruh.
Artinya, seluruh proses akan diuji mulai dari:
- Pengguna mengunduh aplikasi Cantas
- Registrasi dan aktivasi akun
- Kendaraan melintas di jalan tol tanpa berhenti
- Sistem mendeteksi kendaraan secara otomatis
- Pembayaran diproses hingga diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan RITS
Dengan metode end to end, pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi kendala teknis yang membuat sistem gagal diterapkan.
Aplikasi Cantas Jadi Kunci Sistem Tol Tanpa Sentuh
Dalam sistem MLFF, pengguna nantinya harus menggunakan aplikasi Cantas. Aplikasi ini menjadi platform utama yang dipakai untuk mendeteksi kendaraan dan memproses pembayaran tol.
Sebelum uji coba penuh dilakukan, BPJT dan RITS telah menggelar pra-uji coba. Pada tahap awal ini, RITS menyiapkan Term of Reference (TOR) sebagai pedoman pengujian.
Baca Juga: Kemenhub Pastikan Operasional Haji dan Umrah Tetap Stabil di Tengah Konflik Timur Tengah
Pra-uji coba dilakukan pada 3–5 Maret 2026 melalui functional test yang berfokus pada demonstrasi fitur-fitur di aplikasi Cantas.
Hasil awal disebut menunjukkan skenario positif. Meski begitu, BPJT dan RITS masih akan melanjutkan functional test berikutnya agar seluruh persyaratan dalam TOR dapat terpenuhi.
Kapan MLFF Diterapkan di Gerbang Tol?
Meski uji coba akan segera dilakukan, pemerintah belum bisa memastikan kapan sistem MLFF benar-benar mulai diterapkan di jalan tol.
Wilan Oktavian mengatakan jadwal uji coba di gerbang tol masih dalam tahap persiapan. Namun, BPJT menegaskan prosesnya akan dilakukan secepat mungkin.
Jika nantinya berhasil, sistem MLFF diproyeksikan bisa menghilangkan antrean di gerbang tol karena pengendara tidak lagi perlu berhenti untuk menempelkan kartu elektronik.
Penerapan MLFF juga dinilai dapat mempercepat perjalanan, mengurangi kemacetan, dan membuat transaksi tol menjadi lebih praktis.
Editor : Hany Akasah