Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Target 2029, Jawa Timur Gandeng Kementerian LHK Bangun PSEL di Dua Wilayah Strategis

Hany Akasah • Selasa, 31 Maret 2026 | 08:07 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau rencana lokasi pembangunan fasilitas PSEL di Jawa Timur.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau rencana lokasi pembangunan fasilitas PSEL di Jawa Timur.

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah mempercepat langkah transformasi ekonomi hijau melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di dua titik strategis Jawa Timur, yakni Surabaya dan Malang. 

Proyek infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi darurat sampah perkotaan sekaligus memperkuat ketahanan energi terbarukan nasional.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pembangunan PSEL ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan sampah nasional secara terintegrasi.

Baca Juga: Transformasi Layanan Kemnaker: Menaker Tekankan Akses Cepat, Mudah, dan Responsif

"PSEL adalah jawaban atas darurat sampah di wilayah perkotaan. Ini bukan sekadar penanganan teknis, tapi langkah berkelanjutan untuk mengubah beban lingkungan menjadi nilai ekonomi," ujar Hanif saat meninjau lokasi di Surabaya, Minggu (29/03/2026).

Potensi Ekonomi dari Pengelolaan Limbah

Data menunjukkan urgensi pembangunan infrastruktur ini. Kawasan Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo) menghasilkan sekitar 3.692 ton sampah per hari. Sementara itu, Malang Raya mencatat timbulan sampah sebesar 1.947 ton per hari.

Baca Juga: Strategi Brand Jam Digital, Padukan Fitur Kesehatan dan Estetika demi Gaet Pasar GenZ dan Milenial

Untuk menangkap potensi tersebut, dua fasilitas utama akan segera beroperasi:

- PSEL Sumberejo (Surabaya): Kapasitas pengolahan 1.100 ton sampah per hari.

- PSEL Bunut Wetan (Malang): Kapasitas pengolahan 1.038 ton sampah per hari.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah agar proyek ini memberikan dampak ekonomi maksimal. Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar target nasional pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029 dapat tercapai.

Baca Juga: Stok Pangan RI Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Zulhas: Jangan Panic Buying!

Melalui PSEL, tata kelola sampah diharapkan menjadi lebih efisien dengan output berupa pasokan energi listrik bersih yang dapat diserap oleh jaringan listrik nasional. Hal ini diharapkan mampu menarik investasi lebih lanjut di sektor energi terbarukan di Jawa Timur.

Editor : Hany Akasah
#PSEL #Hanif Faisol Nurofiq #jawa timur #Khofifah Indah Parawansa #menteri lingkungan hidup #surabaya #sampah #malang