radarsurabayabisnis.id - Tragedi nahas terjadi di kawasan Surabaya Barat, Senin (2/3) sore. Seorang pekerja pembersih kaca gedung dilaporkan terombang-ambing di ketinggian akibat cuaca ekstrem. Pembersih kaca dinyatakan meninggal dunia saat hujan angin di Surabaya, sementara satu pekerja lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Insiden ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Surabaya Barat. Kedua pekerja tersebut diketahui tengah bekerja menggunakan gondola di sebuah apartemen bertingkat tinggi.
Baca Juga: RoboDog ITS Sukses Dikendalikan dari Barcelona Tanpa Jeda, Menuju Debut di Ajang Internasional
Kronologi Pembersih Kaca Dinyatakan Meninggal Dunia Saat Hujan Angin di Surabaya
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rohim, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar sore hari dan langsung mengerahkan dua unit Tim Rescue dari Wiyung dan Pasar Turi.
“Satu orang yang terombang-ambing luka di kepala dan meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Rohim, saat kejadian kedua pekerja sebenarnya sudah bersiap turun karena melihat tanda-tanda hujan dan angin kencang. Namun saat posisi masih di lantai 26, hujan deras dan angin kencang lebih dulu datang.
Korban yang berada di salah satu gondola terlepas dan terombang-ambing di ketinggian. Sementara satu gondola lainnya berhasil turun lebih dulu sebelum cuaca memburuk.
Baca Juga: Diskon Tarif Tol Mudik Hanya Berlaku Empat Hari, Ini Jadwal dan Ketentuannya
“Ada dua gondola. Satu sudah turun. Yang satu posisi masih di lantai 26 dan tidak sempat turun karena angin dan hujan keburu datang,” jelasnya.
Proses evakuasi melibatkan tim rescue, gondola rescue, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Identitas Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun:
-
Korban meninggal dunia berinisial ES (51), warga Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya.
-
Korban luka berinisial RB (56), juga warga Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya.
Korban luka mengalami cedera serta syok dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Cuaca Ekstrem Surabaya Jadi Sorotan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya cuaca ekstrem, terutama bagi pekerja yang beraktivitas di ketinggian. Hujan angin yang datang secara tiba-tiba di Surabaya Barat diduga menjadi faktor utama kecelakaan kerja tersebut.
Baca Juga: Baru Awal Ramadan, Kue Lumpur Sidoarjo Sudah Ludes 3000 Kue Lebih Per Hari, Ini Rahasianya
Kasus pembersih kaca dinyatakan meninggal dunia saat hujan angin di Surabaya ini pun menyita perhatian warga dan menjadi sorotan terkait standar keselamatan kerja di gedung-gedung bertingkat.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait insiden ini.
Editor : Hany Akasah