Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bupati Sidoarjo Subandi Kecewa Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk, Ini Penyebabnya Hingga Kontraktor Rugi

Hany Akasah • Senin, 2 Maret 2026 | 20:10 WIB

SEMPAT MOLOR: Rumah Pompa di Kedungpeluk Candi sudah rampung dikerjakan
SEMPAT MOLOR: Rumah Pompa di Kedungpeluk Candi sudah rampung dikerjakan

radarsurabayabisnis.id - Bupati Sidoarjo Subandi kecewa Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk di Kecamatan Candi meski proyek tersebut telah dinyatakan rampung. Ia menilai kualitas pengerjaan masih jauh dari harapan dan menyisakan sejumlah bagian yang belum terselesaikan dengan baik.

Baca Juga: Diskon Tarif Tol Mudik Hanya Berlaku Empat Hari, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Dalam keterangannya, Subandi menegaskan bahwa proyek yang sudah dinyatakan selesai seharusnya benar-benar tuntas tanpa catatan kekurangan. Menurutnya, hasil pekerjaan terlihat dipaksakan sehingga mutu akhir tidak maksimal.

“Kalau dibilang sudah selesai, ya selesai. Cuma kegiatannya ini kurang bermutu dan kurang bagus. Banyak yang belum selesai karena ini dipaksakan,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, 6 Ruas Tol Fungsional di Jawa dan Sumatra Digratiskan

Keterlambatan dan Denda Dinilai Pengaruhi Kualitas

Bupati Sidoarjo Subandi kecewa Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk juga karena faktor keterlambatan pengerjaan. Ia menjelaskan bahwa kontraktor yang melewati batas waktu pelaksanaan otomatis dikenai denda. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kualitas pekerjaan.

Baca Juga: Baru Awal Ramadan, Kue Lumpur Sidoarjo Sudah Ludes 3000 Kue Lebih Per Hari, Ini Rahasianya

Menurutnya, ketika proyek mengalami deviasi tinggi dan denda terus berjalan, kontraktor akan kesulitan menjaga mutu karena harus berpacu dengan waktu sekaligus menanggung beban biaya tambahan. Situasi itu membuat pekerjaan dilakukan dalam tekanan, sehingga kualitas akhir sulit maksimal.

Ia bahkan menyebut, ketika kontraktor sudah mengalami kerugian, maka menjaga kualitas menjadi tantangan besar. Pekerjaan yang dikejar tenggat dan biaya berisiko menurunkan standar pengerjaan di lapangan.

Baca Juga: Langsung Ramai Penumpang, Commuter Line Surabaya-Probolinggo Mulai beroperasi, Berikut Jadwalnya

Minta Evaluasi Total Dinas PU

Sebagai tindak lanjut, Bupati Sidoarjo Subandi kecewa Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk dan meminta jajaran Dinas Pekerjaan Umum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek tahun 2025. Ia ingin ke depan proses seleksi kontraktor dan sistem pengawasan dilakukan lebih ketat.

Subandi menegaskan pentingnya menghadirkan kontraktor yang benar-benar berkualitas, khususnya yang mampu memberdayakan tenaga kerja lokal Sidoarjo. Ia berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: THR Belum Dibayar? Posko Pengaduan THR di Sidoarjo Dibuka, Ini Lokasi dan Kontaknya

Selain itu, ia menekankan tiga aspek utama dalam proyek pemerintah, yakni kualitas bahan, ketepatan waktu pengerjaan, dan hasil akhir yang sesuai spesifikasi teknis.

Harapan Rumah Pompa Tetap Optimal Cegah Banjir

Meski mengaku kurang puas, Subandi tetap berharap Rumah Pompa Kedungpeluk dapat berfungsi optimal dalam mengurangi potensi banjir, terutama di wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi yang kerap terdampak genangan saat musim hujan.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi proyek yang dinilai selesai namun masih menyisakan persoalan kualitas. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan komitmen mutu yang kuat, pembangunan infrastruktur di Sidoarjo diharapkan semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Editor : Hany Akasah
#Bupati Sidoarjo Subandi #Dinas PU Sidoarjo #pembangunan sidoarjo #Rumah Pompa Air