radarsurabayabisnis.id - Keluhan pengguna jalan akhirnya direspons cepat. Sebanyak 1.000 lubang jalan di Lingkar Timur Sidoarjo segera ditambal setelah Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Kamis (26/2).
Baca Juga: Pulang Kampung Tanpa Biaya? Pendaftaran Mudik Gratis Radar Surabaya 2026 Langsung Diserbu Warga
Sidak dilakukan di sepanjang ruas Desa Wedoro Klurak, Kecamatan Candi hingga Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo Kota. Kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang selama ini kerap dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan dan memicu kecelakaan.
“Alhamdulillah tadi saya sidak di Jalan Lingkar Timur, dari wilayah Candi sampai Sidoarjo Kota. Kondisinya memang sangat parah,” ujar Mimik.
1.000 Lubang Jalan di Lingkar Timur Sidoarjo Segera Ditambal dengan Cor Beton
Meski proyek perbaikan permanen masih dalam tahap lelang di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Pemkab Sidoarjo tidak ingin penanganan molor.
Sebagai solusi cepat, pemerintah daerah menggandeng perusahaan sekitar melalui program CSR untuk melakukan penambalan sementara menggunakan metode cor beton kering.
“Dinas PU masih dalam tahap lelang. Tapi ini tidak bisa menunggu terlalu lama. Kami koordinasi dengan perusahaan terdekat agar bisa membantu penanganan sementara,” tegasnya.
Metode beton kering dipilih karena relatif cepat dan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas. Dalam waktu sekitar satu jam, permukaan sudah bisa dipadatkan dan dilalui kendaraan.
Baca Juga: Awas Macet! KAI Mulai Perbaiki 3 Perlintasan Kereta di Jemursari, Jagir dan Margorejo, Ini Jadwalnya
Total Kerusakan Capai 8 Kilometer, Anggaran Rp 900 Juta
Staf Bidang Jalan dan Jembatan DPUBMSDA Sidoarjo, Robi Haryadi, menjelaskan total panjang Jalan Lingkar Timur mencapai sekitar 8 kilometer, dari pertigaan Candi–Prasung hingga perempatan lampu merah Prasung.
Kerusakan disebut cukup masif dengan estimasi sekitar 1.000 titik lubang di sepanjang ruas tersebut.
“Kalau dihitung bisa sampai sekitar 1.000 lubang. Makanya anggaran yang disiapkan sekitar Rp 900 juta,” ujarnya.
Penanganan bukan sekadar tambal sulam biasa. Area sekitar lubang juga akan diaspal agar hasilnya lebih rata dan kuat.
Baca Juga: 3 Penumpang Mobil Tewas Ditabrak KA Pandalungan Relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir
Target Dikerjakan Sebelum Lebaran
Sementara itu, proyek perbaikan menyeluruh melalui mekanisme lelang ditargetkan mulai dikerjakan sebelum Lebaran. Jika pemenang lelang sudah ditetapkan minggu depan, pekerjaan bisa dimulai dua minggu sebelum hari raya dan dilanjutkan setelahnya.
Langkah cepat ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi 1.000 lubang jalan di Lingkar Timur Sidoarjo segera ditambal.
Editor : Hany Akasah