Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Semakin Cantik! Dermaga Apung Gili Noko Bawean Rampung Telan Rp 1,87 Miliar, Ini Fasilitas Barunya

Hany Akasah • Kamis, 19 Februari 2026 | 16:37 WIB

KOKOH: Dermaga Apung Gili Noko Bawean di Desa Sidogedungbatu, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kini kembali berdiri kokoh setelah resmi rampung diperbaiki pada akhir 2025.
KOKOH: Dermaga Apung Gili Noko Bawean di Desa Sidogedungbatu, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kini kembali berdiri kokoh setelah resmi rampung diperbaiki pada akhir 2025.

radarsurabayabisnis.id - Penantian hampir dua tahun akhirnya terbayar. Dermaga Apung Gili Noko Bawean di Desa Sidogedungbatu, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kini kembali berdiri kokoh setelah resmi rampung diperbaiki pada akhir 2025.

Bagi warga pesisir, dermaga bukan sekadar tempat bersandar perahu. Ia adalah urat nadi kehidupan: tempat nelayan menurunkan hasil laut, penumpang naik turun kapal, hingga pintu masuk wisatawan menuju destinasi eksotis di wilayah tersebut.

Baca Juga: Jawa Timur Rajai Bisnis Kedai Kopi di Indonesia, Tembus 100 Ribu Gerai

Proyek Rp 1,87 Miliar Tuntas Tepat Waktu

Kepala UPT DPUTR Bawean, Moh. Rizki, menjelaskan pekerjaan perbaikan dimulai pada 15 September 2025 dan selesai sesuai jadwal pada 31 Desember 2025.

“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Dermaga ini sangat penting bagi masyarakat. Harapannya perekonomian warga bisa kembali bergerak optimal,” ujarnya.

Baca Juga: Bukan Lagi Cuma Sopir, Ini Daftar Pihak yang Bakal Kena Sanksi Truk ODOL Mulai 2027

Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp 1,87 miliar. Pekerjaan mencakup penggantian ruang tunggu, perbaikan pengaku jembatan, penggantian kubus apung, serta pemasangan railing dermaga untuk meningkatkan keselamatan pengguna.

Distribusi material menjadi tantangan tersendiri karena seluruh logistik dikirim dari Pulau Jawa menuju Bawean. Pengiriman sangat bergantung pada kondisi cuaca laut. Meski demikian, proyek tetap rampung sesuai target.

Baca Juga: Kondisi Jembatan Suramadu Memprihatinkan, Banyak Komponen Penting Dicuri dan Rusak

Akses Wisata Gili Noko Semakin Nyaman

Sebagai salah satu destinasi unggulan di Gili Noko, dermaga memiliki peran vital dalam mendukung arus wisatawan. Gili Noko dikenal dengan hamparan pasir putih dan air laut jernih yang menjadi daya tarik wisata bahari.

Baca Juga: Subandi Kawal Bansos 3 Miliar untuk Warga Sidoarjo, Ini Sumber Dana dan Daftar Penerimanya

Snorkeling, menikmati panorama laut lepas, hingga menjelajahi pesona pesisir menjadi pengalaman favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan rampungnya dermaga apung ini, akses menuju lokasi wisata diharapkan semakin aman dan nyaman.

Nelayan Bersyukur, Ekonomi Pesisir Bangkit

Bagi Jaka Darmawan, nelayan setempat, perbaikan Dermaga Apung Gili Noko menjadi kabar yang telah lama dinanti.

“Setelah menunggu hampir dua tahun, akhirnya diperbaiki. Kami bersyukur,” katanya.

Sebelumnya, kondisi dermaga yang rusak menyulitkan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dan mobilitas warga. Kini, dengan struktur yang lebih kokoh, nelayan merasa lebih tenang saat bersandar.

Baca Juga: Lupakan Terigu Impor! Bisnis MOCAF dan Beras Analog Singkong Kini Jadi Primadona Ekonomi Baru

Rampungnya Dermaga Apung Gili Noko Bawean bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia menjadi simbol kebangkitan ekonomi pesisir dan penguatan sektor pariwisata di Kabupaten Gresik. Dengan akses yang lebih layak, harapan baru tumbuh bagi nelayan dan pelaku wisata di Pulau Bawean.

Editor : Hany Akasah
#Bawean Gresik #Wisata Gresik #pulau bawean #Pantai Noko Gili #Pulau Bawean dan Pantai Noko Gili