Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Jalan Raya Setiabudi Depan Pasar Krian Rusak Berat, Bupati Subandi Minta Overlay Total

Hany Akasah • Selasa, 17 Februari 2026 | 17:23 WIB
RUSAK: Kondisi Jalan Raya Setiabudi, di depan Pasar Baru Krian rusak parah, menjadi sorotan publik setelah Subandi, Bupati Sidoarjo, melakukan inspeksi mendadak (sidak)
RUSAK: Kondisi Jalan Raya Setiabudi, di depan Pasar Baru Krian rusak parah, menjadi sorotan publik setelah Subandi, Bupati Sidoarjo, melakukan inspeksi mendadak (sidak)

radarsurabayabisnis.id - Kondisi Jalan Raya Setiabudi, di depan Pasar Baru Krian rusak parah, menjadi sorotan publik setelah Subandi, Bupati Sidoarjo, melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (17/2). Ia menegaskan tidak ingin lagi ada perbaikan setengah hati yang hanya mengandalkan tambal sulam.

Kerusakan parah di ruas jalan utama distribusi bahan pokok tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pedagang yang setiap hari menuju Pasar Baru Krian.

Lubang Besar Ancam Keselamatan Pengendara

Saat sidak, Subandi meninjau langsung kondisi jalan yang dipenuhi lubang cukup dalam. Beberapa titik memiliki diameter hingga sekitar satu meter dengan kedalaman mencapai 25 sentimeter.

Titik terparah berada di tikungan selatan pintu masuk pasar. Di lokasi tersebut, lapisan aspal hampir habis dan menyisakan bongkahan batu besar yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi warga terganggu, terutama distribusi sayur, buah, dan daging ke pasar.

Bupati Tolak Tambal Sulam, Minta Overlay Total

Subandi menilai metode perbaikan sebelumnya menggunakan coldmix tidak efektif dan hanya bersifat sementara. Karena itu, ia meminta perbaikan dilakukan dengan metode overlay atau pengaspalan ulang secara menyeluruh.

“Nah ini bagaimana antisipasinya? Kita harus overlay, tidak boleh hanya tambal. Kalau tidak overlay, tidak akan bertahan. Ditambal sebentar, rusak lagi,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo untuk segera menghitung kebutuhan anggaran agar pengerjaan bisa dimulai pekan depan.

Baca Juga: Armada Bus Peziarah Wisata Religi Gresik Disidak dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini yang Dicek

Perbaikan direncanakan sepanjang kurang lebih 500 meter, mulai dari depan Kantor Telkom Krian hingga tikungan pintu masuk pasar.

Target Rampung Sebelum Lebaran

Menurut Subandi, pengaspalan ulang menggunakan hotmix menjadi solusi jangka menengah dengan daya tahan satu hingga dua tahun, sambil menunggu program betonisasi permanen.

Ia menargetkan perbaikan di titik-titik krusial dapat diselesaikan sebelum Lebaran.

“Rabu besok saya rapatkan lagi. Mudah-mudahan saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan seperti ini. Saya juga kaget masih ada kondisi seperti ini,” ujarnya.

Selain DPUBMSDA, program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) juga diminta bergerak cepat untuk penanganan awal.

Warga Keluhkan Drainase Buruk

Kerusakan jalan juga dikeluhkan warga sekitar. Yuni (57), pedagang minuman di lokasi, mengatakan perbaikan sebelumnya hanya bertahan sebentar.

“Sudah sering diperbaiki, tapi kalau hujan deras dan banjir, rusak lagi. Mungkin bahannya kurang bagus,” keluhnya.

Ia menilai buruknya sistem drainase turut memperparah kerusakan. Genangan air saat hujan kerap mengikis lapisan aspal yang baru diperbaiki.

Harapan Warga: Jalan Awet dan Aman

Warga dan pedagang berharap perbaikan dengan metode overlay benar-benar menjadi solusi jangka panjang. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Baru Krian diharapkan kembali lancar, aman, dan nyaman.

Sidak ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam merespons keluhan masyarakat terkait infrastruktur, khususnya Jalan Raya Setiabudi di depan Pasar Baru Krian yang rusak parah.

Editor : Hany Akasah
#infrastruktur Sidoarjo #Bupati Subandi #jalan rusak Sidoarjo #bupati sidoarjo