Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Blok Rokan Catat Tambahan Produksi Minyak, Segini Angkanya

Nofilawati Anisa • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:00 WIB
ILUSTRASI: Aktivitas di salah satu produksi minyak dan gas (migas) nasional.
ILUSTRASI: Aktivitas di salah satu produksi minyak dan gas (migas) nasional.

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat tambahan produksi dari sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Sumur baru migas tersebut mampu menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (BOPD) pada awal 2026.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko mengatakan, Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia.

Pencapaian ini tergolong istimewa karena hasil produksi menunjukkan angka 0 persen water cut.

Yang artinya hidrokarbon yang keluar dari perut bumi tersebut murni minyak tanpa tercampur air.

“PHR menerapkan strategi teknis yang presisi dan inovatif untuk memaksimalkan potensi di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki dan dengan maksimal permeabilitas 2.2 Darcy,” kata Andre, Selasa (17/2/2026).

Menurut Andre, PHR berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan pengeboran berkelanjutan di area yang sama.

Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak cepat melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di lokasi wellpad yang sama.

Selain itu, terdapat empat sumur tambahan yang akan segera dibor (infill drilling) sebagai tindak lanjut keberhasilan pengeboran Libo SE #86.

Hal ini dilakukan untuk mengangkat potensi minyak di area Libo SE secara maksimal.

Keberlanjutan proyek ini melibatkan kolaborasi lintas fungsi dari Tim SSDP, Tim DWI, Tim PTE, Tim P&O, hingga Tim Land-CorSec.

“Semoga ke depannya, PHR dapat terus membuktikan keandalan operasi dengan tetap menjaga aspek HSE untuk ketahanan energi,” ungkapnya. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#kabupaten siak #Tambahan produksi minyak #Andre Wijanarko #provinsi riau #PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) #kandungan gas