Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Lima Investor Baru Masuk IKN, Berikut Rinciannya

Nofilawati Anisa • Minggu, 11 Januari 2026 | 12:27 WIB

 

BERTAHAP: Sejumlah warga menikmati kawasan IKN yang terus dirampungkan pembangunannya.
BERTAHAP: Sejumlah warga menikmati kawasan IKN yang terus dirampungkan pembangunannya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan investor di IKN bertambah lima.

Lima investor baru itu bergerak di berbagai bidang usaha, mulai kuliner, sarana dan prasarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta.

Kelima investor tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya.

"Hadirnya tambahan proyek ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara," kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Sabtu (10/1/2026).

Bauski menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para investor dalam mendukung pembangunan IKN, yang membuktikan bahwa pemerintah konsisten membangun Nusantara untuk dunia.

Kelima investor tersebut telah melakukan penandatanganan tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Jumat (9/1/2026).

Kehadiran lima investor ini menambah daftar 50 investor yang sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN dari sektor swasta dengan total nilai investasi mencapai Rp 66 triliun.

Investasi dari 50 investor tersebut terbagi dalam lima klaster, yakni komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial.

Pada klaster hunian dan residensial, proyek dengan investasi PT Pakubuwono Mandiri Investama, yakni rancangan pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan yang akan dimulai Juli 2026 dengan target penyelesaian Juli 2028.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menambahkan, sejumlah proyek investasi dari lima investor ini direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026.

"Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Sedangkan, saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," kata Roi.

Sementara, perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan OIKN untuk berpartisipasi dalam pembangunan Nusantara.

"Menurut pengamatan saya, dengan kepemimpinan Bapak Basuki, kemajuan dan perkembangan IKN luar biasa. Saya ucapkan terima kasih karena kami diberi kesempatan dan kepercayaan berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara ini," ungkap Bob. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Ibu Kota Nusantara (IKN) #basuki hadimuljono #investor baru #Otorita IKN #lapangan kerja #perniagaan #nusantara #kuliner