Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Uji Coba Rampung, BMPP Nusantara-2 Produksi PT PAL Indonesia Siap Pasok Listrik untuk Kolaka

Nofilawati Anisa • Kamis, 13 Februari 2025 | 15:12 WIB

 

SIAP: BMPP Nusantara-2 siap beroperasi dan memasok listrik untuk masyarakat serta industri di Kolaka, Sulawesi Tenggara, usai melewati serangkaian uji coba.
SIAP: BMPP Nusantara-2 siap beroperasi dan memasok listrik untuk masyarakat serta industri di Kolaka, Sulawesi Tenggara, usai melewati serangkaian uji coba.

RADAR SURABAYA BISNIS - Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara-2 segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Pembangkit listrik terapung berkapasitas 60 Megawatt ini merupakan hasil produksi PT PAL Indonesia dan telah melewati serangkaian uji coba tahap akhir guna memastikan kinerja serta ketahanannya.

Uji coba ini menjadi langkah penting sebelum BMPP Nusantara-2 benar-benar bisa digunakan sebagai sumber listrik utama di wilayah tersebut.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod mengatakan, pada 27–29 Januari 2025, BMPP Nusantara-2 menjalani uji sinkronisasi jaringan guna memastikan keselarasan sistem kelistrikan dengan jaringan darat yang dikelola PT PLN Indonesia Power.

Pengujian ini bertujuan untuk melihat kesiapan pembangkit listrik sebelum dioperasikan secara penuh atau melakukan backfeeding.

“Berbagai peralatan juga diuji untuk menjamin keandalan sistem dalam mendistribusikan listrik dengan aman,” kata Khaharuddin.

Lebih jauh ia menjelaskan, BMPP Nusantara-2 juga turut menjalani uji Reliability Run (RR).

Dimana mesin dijalankan selama tiga hari berturut-turut tanpa henti guna menguji ketahanan operasionalnya dalam kondisi nyata.

“Hasilnya sangat menggembirakan. BMPP Nusantara-2 mampu menjalankan tugas dengan konsistensi tinggi," ujarnya.

"Hal ini menjadi wujud komitmen dan semangat PT PAL dalam menghasilkan produk putra putri bangsa untuk mewujudkan kemandirian dan Ketahanan Energi nasional,” sambungnya.

Selain menguji performa dan keandalan sistem, pengujian juga mencakup aspek keselamatan dengan melakukan fire system test.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat pemadam kebakaran berfungsi dengan baik demi menjamin keselamatan kerja.

Dengan selesainya seluruh pengujian, BMPP Nusantara-2 dinyatakan siap beroperasi dan segera memasok listrik bagi masyarakat serta industri di Kolaka.

Kaharuddin optimistis bahwa kehadiran BMPP Nusantara-2 akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap kehadiran BMPP ini nantinya dapat memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kolaka dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan BMPP Nusantara-2 dirancang sebagai solusi untuk mengatasi kesenjangan kelistrikan antarwilayah serta meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.

“Selain sebagai solusi untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BMPP ini didesain dengan Engine Dual Fuel di mana hal tersebut berujung pada semangat Zero Emission,” tegasnya.

BMPP Nusantara-2 merupakan bagian dari kerja sama antara PT PAL dan PT PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi yang cepat dan fleksibel, khususnya bagi daerah terpencil.

Keberadaan pembangkit listrik apung ini juga menjadi bagian dari implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam rencana tersebut, terdapat dua unit BMPP berkapasitas 60 MW yang disiapkan untuk mendukung penyediaan listrik di berbagai wilayah Indonesia. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#sulawesi tenggara #indonesia power #pal indonesia #pasokan listrik #BMPP Nusantara 2 #kolaka