SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperbaiki infrastruktur di Kota Pahlawan.
Langkah ini sebagai upaya untuk memberikan fasilitas yang aman dan nyaman kepada warga kota.
Contohnya, selain di Ciliwung, pekerjaan di Jalan Mayjen Sungkono juga masih dalam proses finishing.
“Di Mayjen Sungkono ada crossing-crossing yang belum sempurna. Nah, itu kita sempurnakan agar jalan kembali nyaman untuk dilalui,” tambahnya.
Syamsul mengakui, proyek-proyek ini berpotensi mengganggu lalu lintas.
Utamanya di kawasan Jalan Ciliwung dan Mayjen Sungkono. Meski demikian, pihaknya berupaya mempercepat pengerjaan agar dampak bagi pengguna jalan bisa diminimalkan.
"Kami mohon maaf jika ada ketidaknyamanan selama pengerjaan ini. Petugas kami siaga 24 jam untuk memastikan jika terjadi genangan, segera dapat teratasi,” ujarnya.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya, Adi Gunita, mengatakan proyek di Jalan Ciliwung dipastikan selesai sesuai jadwal awal November, bersama dengan proyek di Jalan Kutai.
“Kami harapkan dengan selesainya proyek ini, saluran di wilayah tersebut lebih siap menampung debit air,” ujarnya.
Lebih jauh, Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya, Windo Gusman Prasetyo menambahkan, pengerjaan di Mayjen Sungkono kini fokus pada peninggian jalur pedestrian di sisi utara serta pengecoran bangunan pelaluan air.
"Finishing kita lakukan pagi hingga sore, dan kalau lalu lintas tidak terlalu macet, kami tambahi tim agar cepat selesai. Pelaluan ini bisa membahayakan kalau dibiarkan terlalu lama,” pungkasnya. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa