Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Sepanjang Semester I/2024 Krakatau Steel Sudah Kirim 3.000 Ton Bilah Baja ke IKN

Nofilawati Anisa • Senin, 28 Oktober 2024 | 00:50 WIB
KIRIM BAJA: PT Krakatau Steel siap dukung sektor infrastruktur dan konstruksi Indonesia dengan kontribusi nyata dalam proyek-proyek strategis nasional.
KIRIM BAJA: PT Krakatau Steel siap dukung sektor infrastruktur dan konstruksi Indonesia dengan kontribusi nyata dalam proyek-proyek strategis nasional.

SURABAYA – PT Krakatau Steel Tbk terus berkontribusi terhadap pembangunan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN).

Krakatau Steel melalui Krakatau Steel Group bertekad untuk meningkatkan penggunaan baja di sektor infrastruktur dan konstruksi Indonesia.

“Kontribusi nyata Krakatau Steel dapat dilihat dari bangunan megah Sayap Garuda Istana Negara di IKN," kata M. Akbar Djohan, Plt. Direktur Utama Krakatau Steel dalam keterangan resminya, Minggu (27/10).

Akbar menjelaskan, hingga Juni 2024 atau selama semester I/2024, Krakatau Steel telah menyelesaikan pengiriman 3.000 ton bilah baja ke IKN.

“Jumlah itu setara dengan 4.650 bilah garuda, dengan bentangan sayap yang mencapai 77 meter,” ungkapnya.

Selain terlibat dalam pembangunan IKN, Akbar menyebut jika Krakatau Steel juga aktif mengirimkan pipa baja untuk proyek konstruksi terintegrasi.

Proyek ini termasuk pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang Tahap II (Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur).

“Sebanyak 28.000 ton pipa baja kami suplai untuk proyek strategis ini. Pipa baja tersebut akan digunakan untuk membangun Proyek Cisem Tahap II sepanjang 245 km," ujarnya.

"Kami berkolaborasi dengan KSO Timas-PPS dan proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2025,” lanjut Akbar.

Akbar menegaskan bahwa baja merupakan bahan utama untuk memenuhi kebutuhan manufaktur, infrastruktur, dan konstruksi di Indonesia.

“Produk baja berkualitas tinggi dari Krakatau Steel telah memenuhi standar SNI dan menjadi pondasi yang kuat untuk konstruksi yang aman, efisien, dan tahan lama,” tandasnya.

“Kami juga memiliki produk rumah modular yang terjangkau, tahan gempa, dan mudah dibangun di berbagai lokasi, termasuk area terpencil," imbuhnya.

"Hal ini telah kami buktikan dengan pembangunan 100 rumah layak huni di Cilegon pada tahun 2023. Kami siap mendukung program 3 juta rumah yang dipromosikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto,” tegas Akbar.

Akbar juga menambahkan bahwa dengan memulihkan industri manufaktur melalui pemenuhan kebutuhan proyek strategis nasional, Krakatau Steel Group akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Krakatau Steel sebagai BUMN industri baja nasional akan terus menjadi akselerator dalam mewujudkan reindustrialisasi nasional. Kami bertujuan untuk mencapai ketahanan dan kemandirian industri baja nasional demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen, sesuai harapan Presiden RI Prabowo Subianto,” tutup mantan Direktur Komersial Krakatau Steel. (opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#pabrik baja #krakatau steel group #Proyek Strategis Nasional #Bilah Garuda IKN #ibukota nusantara IKN