SURABAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (6/9), meresmikan rumah sakit di Surabaya.
Namanya Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Surabaya.
Rumah sakit vertikal ini berlokasi di Jalan Indrapura Surabaya.
Dalam sambutan ketika meresmikan, pagi tadi, Presiden Jokowi menyebut jika Rumah Sakit Kemenkes Surabaya seperti hotel bintang lima.
"Kalau rumah sakitnya seperti kita lihat, saat saya masuk seperti masuk hotel bintang lima. Kalau rumah sakitnya seperti ini, pelayanannya baik, dan pasien cepet sembuh, ini akan mencegah penghilangan devisa kita Rp 180 triliun per tahun. Karena masyarakat kita pergi ke Jepang, Amerika, Singapura, dan Malaysia hanya untuk berobat, Rp180 triliun, gede sekali," kata orang nomor satu di Indonesia itu.
Pembangunan Rumah Sakit Kemenkes Surabaya telah dimulai sejak tahun 2022 dan merupakan Program Prioritas Nasional (ProPN) Bidang Kesehatan yang sesuai dengan Rencana Kerja Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2022 hingga2024.
Penyelesaian Rumah Sakit Kemenkes Surabaya memiliki nilai anggaran gedung sebesar Rp 1.637.032.440.000, dan anggaran alat kesehatan dari IsDB sebesar Rp 386.988.000.000 serta dari rupiah murni sebesar Rp 159.652.110.000.
Rumah Sakit Kemenkes Surabaya memiliki luas bangunan 163.380 meter persegi.
Terdiri dari empat gedung, yang berfungsi sebagai satu gedung medical center atau gedung utama, serta tiga gedung pelayanan yang masing-masing disediakan untuk penanganan penyakit kanker, jantung, dan stroke.
Rumah Sakit Kemenkes Surabaya memiliki kapasitas 772 tempat tidur ruang rawat inap, 59 tempat tidur HCU/ Intermediate Care, 95 tempat tidur ICU/PICU/ICVCU/PACU, 16 ruang operasi, dan 20 unit kemoterapi.
Selain itu, Rumah Sakit Kemenkes Surabaya juga dilengkapi dengan alat-alat berteknologi canggih penunjang pelayanan, seperti mammography, CT Scan 256, MRI 3T, PET-CT yang tidak kalah dengan fasilitas RS di luar negeri.
Rumah Sakit Kemenkes Surabaya diproyeksi akan memiliki peran strategis dalam upaya menurunkan penyakit kanker, jantung, dan stroke di Indonesia serta menjadi rumah sakit dengan layanan unggulan setingkat Asia.
Rumah Sakit Kemenkes Surabaya menjadi RS pendidikan, dan penelitian serta jejaring pengampu layanan otak, jantung, dan kanker dan sistem jejaring layanan rujukan melalui optimalisasi peran rumah sakit vertikal dalam upaya peningkatan akses dan kualitas layanan kanker, jantung, dan otak di Indonesia.
Pembangunan Rumah Sakit Kemenkes Surabaya memiliki konsep Smart Hospital, dengan mengedepankan penggunaan teknologi digitalisasi sistem pelayanan kesehatan, hemat energi dan ramah lingkungan.
Selain itu pelayanan di Rumah Sakit Kemenkes Surabaya akan selalu mengutamakan kebutuhan pasien (patient center) dan memprioritaskan keselamatan pasien (patient safety). (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa