Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Permudah Akses ke Bandara Juanda, Pemkot Surabaya Usulkan Pembangunan SERR

Dimas Mahendra • Kamis, 18 April 2024 | 18:33 WIB
Akses dari kota Surabaya ke Bandara Juanda selama ini belum memiliki jalan khusus.
Akses dari kota Surabaya ke Bandara Juanda selama ini belum memiliki jalan khusus.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Selama ini akses dari Kota Surabaya menuju Bandara Juanda belum memiliki jalan khusus.

Namun melalui jalan-jalan di kawasan penghubung yang jalannya belum memadai dan kerap macet.

Padahal sebagian penumpang pesawat melalui Bandara Juanda adalah para pengusaha atau karyawan yang aktivitasnya di dalam Kota Surabaya.

Untuk memudahkan arus lalu lintas yang menuju ke Bandara Juanda agar lancar tanpa terjebak macet, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya usulkan pembangunan Surabaya East Ring Road (SERR) ke pemerintah pusat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini usulan itu masih dalam tahap penentuan jalur proyek. Usulan ini menurut dia sudah diajukan sejak beberapa waktu lalu.

"Kalau sudah clear (penentuan jalurnya) baru kita akan lakukan pembebasan lahan," kata Eri, Rabu (17/4).

Terkait pembebasan lahannya, menurut Eri, rencananya akan dilakukan gabungan antara pemkot dengan pemerintah pusat.

Itulah kenapa, saat ini, pembahasan untuk penentuan jalur proyek tersebut menurut dia tengah serius digodok. 

"Dan SERR juga terkoneksi dengan JLLT (Jalur Lingkar Luar Timur), karena untuk menyelesaikan masalah kemacetan," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad menyampaikan, rencana jalur proyek itu akan membentang mulai dari Kedung Cowek sampai Gunung Anyar.

Tujuannya adalah untuk menghubungkan jalur ke Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. 

Irvan menjelaskan, jalur proyek itu berbeda dengan JLLT. Rencananya jalurnya akan melintasi kawasan konservasi mangrove dengan konsep elevated atau jalan layang.

"Jadi memang harus berada di atas karena memang di bawahnya itu tetap kawasan hijau," ucapnya.

SERR ini menurut Irvan bisa menjadi alternatif pengganti Tol Tengah Kota.

Sebab, dari hasil kajian lalu lintas maupun land acquisition, pembangunan Tol Tengah Kota akan lebih banyak menimbulkan dampak kemacetan lalu lintas.

Itulah kenapa, pemkot menurut dia mengusulkan SERR ini sebagai alternatif tol tengah kota ke pemerintah pusat. 

"Jadi harapan yang kita usulkan ke pemerintah pusat dalam RTRW itu (Tol Tengah) tidak dimasukkan, tapi diganti SERR," ujarnya. (dim/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#kota surabaya #Surabaya East Ring Road SERR #pemkot surabaya #bandara juanda