RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perum Bulog menghadirkan alternatif beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi warga di tengah tren kenaikan harga beras di pasaran.
Masyarakat kini dapat membeli beras premium Bulog sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp14.900 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Perum Bulog guna menjamin ketersediaan pasokan sekaligus kelancaran distribusinya.
Baca Juga: Gaji PPPK Daerah Mulai 2027 Ditanggung Pemerintah Pusat, Anggarannya Rp23 Triliun
Selain memantau stok dan stabilitas harga, Pemkot Surabaya juga aktif menginformasikan titik-titik penjualan kepada masyarakat.
"Pemkot Surabaya juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan distribusi di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan dan ketersediaan beras bagi masyarakat," ujar Nanik di Surabaya, Rabu (30/9/2026).
Untuk mencukupi kebutuhan warga di wilayah Surabaya, Perum Bulog Cabang Surabaya mengalokasikan pasokan beras premium sebanyak 5 ton setiap bulannya.
Baca Juga: Subsidi BBM dan LPG 3 Kg 2027 Dipangkas, Kuota LPG Melon dan Pertalite Bakal Dibatasi
Masyarakat dapat mengakses beras terjangkau ini melalui berbagai jalur distribusi, baik di jaringan ritel modern maupun pasar tradisional.
Khusus di pasar tradisional, beras premium Bulog kini telah tersedia di sejumlah lokasi, antara lain Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, Pasar Pucang dan Pasar Soponyono
Kehadiran beras premium seharga HET ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin tetap mengonsumsi beras berkualitas sembari menyesuaikan anggaran belanja rumah tangga.
Baca Juga: PT Freeport Indonesia Buka Program Kejar Paket C Gratis untuk Warga Manyar dan Bungah Gresik
"Di tengah meningkatnya harga beras premium, masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan alternatif beras premium Bulog yang dapat menjadi pilihan dengan harga yang lebih terjangkau," tutur Nanik.
Lebih lanjut, Nanik memastikan bahwa beras yang didistribusikan oleh Bulog telah memenuhi standar kualitas dan mutu pangan yang baik sehingga aman serta layak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian keluarga.
"Masyarakat tidak perlu ragu untuk memilih beras premium Bulog sebagai alternatif. Pilihan beras yang berkualitas tidak selalu harus berasal dari produk dengan harga tertinggi," pungkasnya.
Baca Juga: Pinjaman Daring Tumbuh 25,88 Persen, OJK Perketat Pengawasan dan Tindak Tegas ratusan Pinjol Ilegal
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis