RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersiap kembali membuka pendaftaran Program Magang Nasional Batch 3 untuk Angkatan II pada bulan Oktober mendatang. Program ini menjadi peluang emas bagi para pencari kerja karena pemerintah akan menanggung penuh uang saku peserta.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa pihaknya menargetkan total 150 ribu peserta untuk magang nasional Angkatan II ini.
Mengingat Batch 1 telah menyerap 40.160 orang dan Batch 2 sebanyak 46.962 orang, maka kuota untuk Batch 3 diproyeksikan mencapai sekitar 62.000 peserta.
Baca Juga: Cegah Macet Berulang ke Bali, Pemprov Jatim Kucurkan Rp6 Miliar Rombak 3 Dermaga Pelabuhan Ketapang
"Nanti mungkin dalam satu setengah bulan ke depan, sekitar awal November kita akan insyaallah kick off lagi untuk batch yang ketiga," ungkap Yassierli dalam konferensi pers di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).
Saat ini, Kemnaker tengah melakukan evaluasi pelaksanaan magang yang sedang berjalan sebelum membuka gelombang baru.
Terdapat perbedaan signifikan pada pelaksanaan Batch 3 kali ini. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan bahwa penempatan magang sepenuhnya dialokasikan untuk perusahaan swasta.
Baca Juga: Rombak Aturan, OJK Buka Akses Luas Kepemilikan Saham Bursa Efek di RI
"Dan untuk batch 3 itu semuanya pure perusahaan. Jadi enggak ada kementerian/lembaga nanti ya untuk batch 3," jelas Darmawansyah.
Terkait jadwal pendaftaran, tahapan akan dimulai pada bulan September untuk pendaftaran perusahaan penyelenggara. Selanjutnya, pendaftaran serta seleksi peserta akan dibuka pada bulan Oktober, disusul dengan kick-off program di bulan November.
Darmawansyah juga memastikan bahwa seluruh uang saku peserta murni ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh perusahaan tempat magang.
Baca Juga: Berkat Teknologi OMP, PLN Pastikan Kualitas Listrik di Bangkalan Makin Optimal
Sebagai catatan keberhasilan, program magang ini terbukti efektif menyerap tenaga kerja. Dari sekitar 100 ribu alumni magang angkatan pertama, hampir 50% atau sekitar 30.000 orang telah berhasil diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis