Investasi Rp88,1 Triliun dari China Bidik Industri hingga Lapangan Kerja Baru

Hany Akasah • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:29 WIB
Indonesia mengantongi total komitmen investasi melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) sebesar Rp88,1 triliun.
Indonesia mengantongi total komitmen investasi melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) sebesar Rp88,1 triliun.

radarsurabayabisnis.id - Indonesia mengantongi total komitmen investasi melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) sebesar Rp88,1 triliun. Komitmen tersebut disepakati melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Tiongkok.

Dalam rangkaian pengembangan kerja sama TCTP sebelumnya, telah ditandatangani 30 MoU dengan total nilai komitmen sekitar Rp37,1 triliun.

Baca Juga: Investasi Semakin Mejanjikan, Populasi Kendaraan Listrik Indonesia Tembus 541 Ribu Unit

Kemudian, dalam Tiongkok–Indonesia Two Countries Twin Parks (TCTP) Investment Promotion Conference di Xiamen, Tiongkok, Rabu (9/9), Indonesia kembali membawa pulang komitmen bisnis sekitar Rp51 triliun.

Dengan tambahan tersebut, total komitmen investasi yang dicapai melalui kerja sama TCTP mencapai Rp88,1 triliun.

Komitmen Rp88,1 Triliun Harus Jadi Proyek Nyata

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon mengatakan, penandatanganan MoU menjadi tahap awal yang harus dikawal hingga masuk ke tahap implementasi dan realisasi investasi.

Baca Juga: Tembus Rp40,09 Triliun, Investasi di Jatim Serap 74 Ribu Tenaga Kerja

“Yang terpenting setelah penandatanganan adalah memastikan setiap komitmen dapat ditindaklanjuti menjadi proyek yang konkret. Pemerintah akan terus memfasilitasi komunikasi antara investor, pengelola kawasan, dan kementerian/lembaga terkait agar hambatan investasi dapat diselesaikan secara cepat dan terkoordinasi,” kata Ali dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ali memandang kerja sama TCTP sebagai salah satu platform strategis untuk membawa hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok ke tahap yang lebih konkret.

Investasi Bidik Industri hingga Lapangan Kerja

Menurut Ali, kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan investasi. TCTP juga ditujukan untuk memperkuat konektivitas industri, rantai pasok, transfer teknologi, serta menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja di Indonesia.

“Kerja sama ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan investasi, tetapi juga untuk memperkuat konektivitas industri, rantai pasok, transfer teknologi, serta menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja di Indonesia,” ujar Deputi Ali.

Program Two Countries Twin Parks merupakan kerja sama pengembangan kawasan industri antara Indonesia dan Tiongkok yang diperkuat melalui Joint Statement Indonesia–RRT pada 9 November 2024 serta Memorandum on Two Countries Twin Parks Cooperation Project pada 25 Mei 2025 antara Kemenko Perekonomian, Ministry of Commerce of the People’s Republic of Tiongkok (MOFCOM), dan Pemerintah Provinsi Fujian.

Tiga Kawasan Indonesia Tawarkan Proyek ke Investor Tiongkok

Dalam sesi promosi investasi tersebut, sejumlah kawasan Indonesia memaparkan potensi dan proyek investasi kepada investor Tiongkok.

Kawasan yang ikut menawarkan potensi investasi antara lain KEK Industropolis Batang, KEK Tanjung Lesung, dan Bintan Industrial Estate.

Forum tersebut juga menjadi wadah pertemuan antara pemerintah, pengelola kawasan industri, dan pelaku usaha kedua negara melalui kegiatan business matching.

Pemerintah berharap komitmen yang telah terjalin dapat segera direalisasikan sehingga memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah industri dalam negeri.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
TCTP investasi china kemenko perekonomian Two Countries Twin Parks investasi indonesia