Jatim Jadi Andalan Bulog, 11 dari 13 Cabang Sudah Capai Target Serapan 100%

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 18:58 WIB
Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog maupun gudang milik mitra mencapai sekitar 5,4 juta ton.
Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog maupun gudang milik mitra mencapai sekitar 5,4 juta ton.

radarsurabayabisnis.id - Perum Bulog terus menggenjot penyerapan beras dari petani dan masyarakat untuk memenuhi target nasional tahun 2026. Hingga awal September, realisasi serapan beras Bulog telah mencapai 3,7 juta ton dari target sebesar 4 juta ton.

Dengan capaian tersebut, Bulog masih harus menyerap sekitar 300 ribu ton beras dalam tiga bulan terakhir untuk memenuhi target nasional.

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto mengatakan pihaknya optimistis target penyerapan beras tersebut dapat tercapai. Salah satu tumpuan utama berada di sentra produksi padi, termasuk Jawa Timur.

Baca Juga: Bantuan Beras 30 Kg Mulai Dibagikan di Surabaya, Pemkot Ancam Blacklist Warga yang Menjualnya

"Serapan kami sudah 3,7 juta ton dari target 4 juta ton. Kami akan terus melakukan penyerapan, terutama dari sentra produksi seperti Jawa Timur," ujar Hendra di Kota Malang, Rabu (2/9).

11 Cabang Bulog di Jatim Sudah Capai Target

Jawa Timur menjadi salah satu wilayah penting dalam upaya Bulog memenuhi target penyerapan beras nasional. Dari 13 cabang Bulog yang tersebar di Jawa Timur, sebanyak 11 cabang telah mencapai serapan 100 persen.

Sementara dua cabang lainnya, yakni Madiun dan Bojonegoro, masih menyelesaikan sisa target. Keduanya telah mencapai realisasi sekitar 98 persen.

Baca Juga: Kado HUT RI ke-81, Indonesia Ekspor Beras Premium ke Malaysia

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho optimistis target kedua cabang tersebut segera terpenuhi.

"Yang belum 100 persen tinggal Madiun dan Bojonegoro, hampir sama 98 persen dan akan tercapai juga, pasti," tegas Langgeng.

Kinerja penyerapan juga terlihat di Bulog Cabang Malang. Hingga 1 September 2026, realisasi serapan telah mencapai 81.582 ton atau 107,36 persen dari pagu sebesar 76.079 ton.

Stok Beras Bulog Capai 5,4 Juta Ton

Di tengah upaya mengejar target penyerapan, Bulog memastikan kapasitas gudang masih mencukupi untuk menampung tambahan beras.

Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog maupun gudang milik mitra mencapai sekitar 5,4 juta ton. Kapasitas penyimpanan masih berpotensi ditingkatkan hingga sekitar 6–6,5 juta ton.

"Sekarang kan 5,4 juta ton. Kalau gudang kami mungkin 50–60 persen, sisanya bekerja sama dengan mitra yang memiliki gudang," jelas Hendra.

Ketersediaan stok tersebut menjadi bagian penting dari peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain melakukan penyerapan dan penyimpanan, Bulog juga mendapat penugasan untuk menyalurkan beras sesuai kebutuhan dan kebijakan pemerintah.

Stok beras dapat digunakan untuk operasi pasar ketika diperlukan, termasuk melalui program Pasar Murah sebagai salah satu upaya membantu menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.

Bulog Salurkan 997,2 Ribu Ton Bantuan Pangan

Selain menjaga stok dan stabilisasi harga, Bulog juga mendapat penugasan menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 997,2 ribu ton kepada 33.244.408 Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode Juli–September 2026.

Penerima bantuan tersebut merupakan masyarakat yang masuk kelompok desil 1–4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setiap penerima mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai 30 kilogram selama periode tiga bulan.

Dengan realisasi serapan yang telah mencapai 3,7 juta ton, dukungan sentra produksi seperti Jawa Timur, serta kapasitas gudang yang masih tersedia, Bulog optimistis target penyerapan 4 juta ton dapat tercapai hingga akhir 2026.

Stok tersebut juga diharapkan mampu mendukung berbagai program pemerintah di sektor pangan, mulai dari stabilisasi harga hingga penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
Beras Jawa Timur Bulog Jawa Timur serapan beras bulog beras bulog