Kementan Siapkan Anggaran Rp28 Triliun, Fokus Pertahankan Swasembada dan Hilirisasi 2027

Hany Akasah • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 17:50 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Selasa.
Mentan Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Selasa.

RADAR SURABAYA BISNIS - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan strategi penguatan sejumlah komoditas utama pada tahun 2027 untuk mempertahankan capaian swasembada pangan. 

Dari total pagu anggaran sebesar Rp28,02 triliun yang telah disetujui Komisi IV DPR RI, sekitar Rp16,6 triliun akan dialokasikan khusus untuk penguatan padi, komoditas larangan dan pembatasan (lartas), hortikultura, serta hilirisasi perkebunan dan peternakan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa strategi pembangunan pertanian ini akan dieksekusi secara bertahap agar lebih fokus pada target yang jelas.

Baca Juga: Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari, Anggaran Rp72 Miliar Disiapkan

"Ini tidak bisa sekaligus. Jadi kita selesaikan satu-satu, nggak bisa sekaligus. Karena kalau kita anggaran ini dibagi rata itu biasanya tidak ada yang jadi," kata Mentan Amran usai Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (1/9).

Saat ini, terdapat delapan komoditas strategis yang telah berhasil mencapai swasembada, meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. 

Secara agregat, produksi kedelapan komoditas tersebut diproyeksikan mencapai 72,91 juta ton, melampaui kebutuhan nasional sebesar 68,22 juta ton, sehingga mencatatkan surplus sekitar 4,69 juta ton.

Baca Juga: Usung Semangat Move Energy Forward, Patra Logistik Kelola Lebih dari 4.000 Mobil Tangki

Alokasi anggaran tahun 2027 akan diarahkan untuk mempertahankan pencapaian tersebut. Porsi terbesar diberikan kepada komoditas padi dengan sasaran peningkatan produktivitas mencapai 10-12 ton per hektare. 

Selain itu, subsektor hortikultura mendapatkan perhatian signifikan dengan alokasi sekitar Rp2 triliun, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya untuk pengembangan bawang putih, cabai, bawang merah, serta program Pekarangan Pangan Bergizi.

Sebagai upaya mengantisipasi fluktuasi harga saat panen raya, Kementan juga mendorong pembenahan pada sisi infrastruktur pascapanen. 

Baca Juga: Usung Semangat Move Energy Forward, Patra Logistik Kelola Lebih dari 4.000 Mobil Tangki

Mentan Amran menekankan pentingnya solusi permanen di hilir seperti penyediaan cold storage untuk sayur-sayuran, cabai, dan bawang merah.

Guna melengkapi strategi tersebut, Kementan mengalokasikan Rp2,3 triliun untuk pengembangan hilirisasi perkebunan dan Rp798 miliar untuk hilirisasi peternakan. 

Pemerintah juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun pada 2027 untuk mempercepat hilirisasi perkebunan serta dukungan penyediaan traktor, demi memastikan nilai ekonomi hasil pertanian meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Hampir 90 Persen Warga Deltasari Pakai Jargas, PGN Perkuat Edukasi Keamanan di Sidoarjo Mojokerto

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surbaya Bisnis
Andi Amran swasembada kementan pertanian hilirisasi