RADAR SURABAYA BISNIS - Pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di Perumahan Deltasari Indah, Sidoarjo, menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat tinggi.
Saat ini, sekitar 478 dari 530 rumah (hampir 90 persen) di kawasan tersebut telah mengandalkan gas bumi untuk kebutuhan sehari-hari.
Melihat tingginya adopsi ini, PGN Sales and Operation Region III (SOR III) bergerak aktif memperkuat edukasi keselamatan, layanan pelanggan, tata cara pencatatan meter, hingga penanganan gangguan.
Edukasi secara langsung ini digelar bertepatan dengan momen perayaan HUT ke-81 RI di dua lokasi sekaligus pada Minggu (30/8/2026), yakni di RW 9 Perumahan Deltasari Indah (Sidoarjo) dan kawasan Griya Permata Ijen (Mojokerto).
Pjs. Area Head Sidoarjo PGN SOR III, Nurdiansyah, menyampaikan bahwa kesadaran warga Deltasari Indah tidak hanya terlihat dari tingginya angka penggunaan, tetapi juga dari sikap proaktif mereka saat berinteraksi dengan petugas di lapangan.
Baca Juga: Warga Lumajang Beralih ke Jargas PGN, Tagihan Jauh Lebih Murah Dibanding LPG 3 Kg
"Di RW 9 ini warga sudah banyak yang menggunakan gas, lebih banyak daripada RW yang lain di perumahan ini. Kemudian warganya sangat proaktif bertanya. Ketika ada petugas PGN, mereka antusias menghubungi atau bertanya terhadap permasalahan gas yang terjadi di perumahan mereka," ujar Nurdiansyah.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi sengaja digelar serentak di dua lokasi.
"Pada hari ini saja ada dua tempat, di Perumahan Deltasari Indah ini, di RW 9, kemudian ada di Perumahan Griya Permata Ijen (GPI) di Mojokerto," lanjutnya.
Dalam tatap muka tersebut, PGN membeberkan aspek keamanan teknis penyaluran jargas rumah tangga yang menggunakan tekanan rendah, sekitar 0,03 bar sesuai standar teknis keselamatan.
Sifat alami gas bumi yang lebih ringan dari udara juga membuatnya mudah terdispersi ke atas jika terjadi kebocoran kecil. Walau begitu, pelanggan tetap diimbau sigap memeriksa instalasi mandiri dan segera menghubungi kanal resmi PGN jika tercium bau gas.
Baca Juga: PGN Bangun IPAL Sentra Tahu Jombang, Targetkan Tekan 77 Persen Polusi Organik
PGN turut memperkenalkan fitur pencatatan stan meter mandiri tiap bulan via aplikasi PGN Mobile agar warga bisa memantau konsumsi gas secara transparan.
Pendekatan edukatif ini disambut positif oleh warga setempat. Salah satu penghuni Deltasari, Bagio, mengakui bahwa dialog langsung seperti ini sangat efektif mengikis keraguan warga, khususnya terkait isu keamanan dan mekanisme pemasangan baru.
"Soal keamanan banyak yang tidak paham dan mengerti. Dengan adanya sosialisasi ini bagus sekali, masyarakat dan warga lebih senang lagi. Kalau paham pasti akan banyak yang tertarik gunakan gas PGN karena lebih murah dan lebih aman," ungkap Bagio.
Ke depan, PGN berkomitmen memperluas jangkauan edukasi lapangan ini ke wilayah jaringan lainnya, termasuk Kabupaten Jombang dan titik-titik pemukiman lain di Sidoarjo, demi memastikan pelayanan jargas yang aman, handal, dan dipahami utuh oleh masyarakat. (nin/han)
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis