100 Juta Unit Terjual, Printer EcoTank Epson Tembus Rekor Global, Ini Peran Indonesia

Lainin Nadziroh • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:24 WIB
EcoTank dikembangkan dengan konsep tangki tinta berkapasitas tinggi dan sistem pengisian ulang yang praktis.
EcoTank dikembangkan dengan konsep tangki tinta berkapasitas tinggi dan sistem pengisian ulang yang praktis.

radarsurabayabisnis.id - Seiko Epson Corporation (TSE: 6724) mencatat tonggak penting dalam perjalanan teknologi pencetakan global. Penjualan kumulatif printer tangki tinta EcoTank telah menembus lebih dari 100 juta unit di seluruh dunia sejak pertama kali diperkenalkan pada 2010.

Menariknya, Indonesia memiliki peran penting dalam perjalanan teknologi tersebut. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson kepada pasar.

Baca Juga: Epson Tekankan Kepedulian Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Dari Indonesia, inovasi EcoTank kemudian berkembang ke berbagai negara hingga kini telah tersedia di 170 negara dan wilayah.

EcoTank Tembus 100 Juta Unit di Dunia

EcoTank dikembangkan dengan konsep tangki tinta berkapasitas tinggi dan sistem pengisian ulang yang praktis. Teknologi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pencetakan yang lebih hemat, efisien, sekaligus mudah digunakan.

Berbeda dengan printer berbasis kartrid konvensional, printer tangki tinta Epson menawarkan kapasitas cetak lebih tinggi dengan biaya operasional yang lebih rendah.

Penggunaan botol tinta isi ulang juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap kartrid sekali pakai dan membantu mengurangi limbah plastik.

Managing Director Epson Indonesia Ng Ngee Khiang mengatakan, pengembangan printer tangki tinta menjadi tantangan tersendiri karena memiliki konsep yang berbeda dengan printer berbasis kartrid.

Baca Juga: Kurangi Volume TPA, Teknologi Terbaru Mampu Sulap Sampah Jadi Energi Pengganti Batu Bara

“Mengembangkan printer tangki tinta merupakan tantangan tersendiri karena konsepnya sangat berbeda dengan printer berbasis kartrid konvensional. Namun, kami terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman mencetak yang lebih nyaman, hemat biaya, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Indonesia Jadi Negara Pertama Perkenalkan EcoTank

Menurut Ng Ngee Khiang, posisi Indonesia memiliki arti khusus dalam perjalanan EcoTank. Indonesia menjadi pasar pertama tempat teknologi printer tangki tinta Epson diperkenalkan.

Antusiasme konsumen Indonesia sejak awal turut menjadi salah satu faktor yang mendorong pengembangan teknologi tersebut hingga berkembang secara global.

“Indonesia memiliki posisi yang sangat istimewa dalam perjalanan EcoTank karena menjadi negara pertama tempat teknologi ini diperkenalkan. Sejak awal, kami melihat antusiasme pelanggan yang luar biasa terhadap EcoTank,” katanya.

Seiring meningkatnya penggunaan printer tangki tinta, Epson terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar global.

Epson mencatat pangsa sekitar 45 persen dari total pengiriman printer inkjet untuk kebutuhan rumah tangga dan perkantoran pada segmen printer tangki tinta.

EcoTank Hadir di 170 Negara

Pencapaian penjualan lebih dari 100 juta unit menunjukkan perkembangan teknologi printer tangki tinta dari sebuah inovasi yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia menjadi solusi pencetakan yang digunakan secara luas di dunia.

Saat ini, EcoTank telah hadir di 170 negara dan wilayah. Epson juga menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan teknologi pencetakan yang lebih efisien, memberikan nilai tambah bagi pengguna, sekaligus mendukung aspek keberlanjutan.

Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kebutuhan pasar dapat mendorong lahirnya inovasi teknologi yang kemudian berkembang menjadi produk global.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
Epson printer Epson teknologi Epson printer ink tank epson indonesia