IEU-CEPA Diteken Oktober 2026, Tarif 0 Persen Ekspor CPO dan Tekstil Buka Peluang Emas

Hany Akasah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:12 WIB
Mendag Budi Santoso optimis tarif 0% ekspor ke Eropa lewat IEU-CEPA.
Mendag Budi Santoso optimis tarif 0% ekspor ke Eropa lewat IEU-CEPA.

RADAR SURABAYA BISNIS — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyambut antusias rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang dijadwalkan pada Oktober 2026 mendatang. 

Perjanjian dagang komprehensif ini diproyeksikan akan memberikan manfaat optimal bagi para pelaku usaha di tanah air dan memperkuat perekonomian nasional secara keseluruhan.

Salah satu keuntungan utama dari implementasi IEU-CEPA adalah penerapan tarif 0% untuk berbagai produk unggulan ekspor Indonesia ke pasar Uni Eropa. 

Baca Juga: Prabowo Resmikan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Ditargetkan Rampung 2029

Kemudahan tarif ini akan mencakup komoditas strategis seperti Minyak Kelapa Sawit (CPO), produk tekstil, dan berbagai produk lainnya. Mendag Budi Santoso menegaskan bahwa ini adalah momentum baru yang sangat penting untuk memperluas pasar produk-produk Indonesia di benua Eropa.

"Saat ini, kami di Kementerian Perdagangan sedang bekerja keras melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan berbagai persiapan," ujar Mendag Budi Santoso dalam keterangannya. 

Fokus utama adalah pada penyelesaian penyusunan dokumen hukum ratifikasi, penyelarasan regulasi domestik terkait, serta memastikan kesiapan teknis implementasi IEU-CEPA.

Baca Juga: Studi: Kebakaran Hutan Eropa Bisa Meluas hingga 3 Kali Lipat Akibat Perubahan Iklim

Mendag Budi Santoso optimis bahwa IEU-CEPA akan menjadi kunci untuk mendorong investasi, terutama di sektor-sektor strategis, meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok global, dan memperkuat kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Uni Eropa.

"Kami berkomitmen penuh untuk mempersiapkan implementasi IEU-CEPA sebaik-baiknya agar perjanjian ini dapat kita manfaatkan secara optimal," tegas beliau. 

Selain persiapan birokrasi, Mendag Budi Santoso juga menekankan pentingnya komunikasi yang kuat antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha dalam menyambut implementasi perjanjian dagang ini, agar berbagai peluang yang tersedia dapat dimaksimalkan.

Baca Juga: Lewat Pertamina Berdikari, Patra Logistik Berdayakan Ekonomi Warga dengan Workshop dan Bantuan Tani

Sebagai perjanjian dagang modern dan komprehensif, IEU-CEPA diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia ke pasar Uni Eropa dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional di kancah internasional.

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
cpo budi santoso ekspor IEU CEPA kemendag