RADAR SURABAYA BISNIS – Tiga desainer perwakilan Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, dan Kota Batu sukses menyabet tiket ke tingkat nasional usai terpilih sebagai karya terbaik dalam ajang kompetisi desain kebaya dan kerudung Fatmawati Trophy 2026 Regional Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya, Minggu (23/8/2026) malam.
Ketiganya dinilai berhasil memadukan kekayaan filosofi budaya daerah dengan semangat nilai kepahlawanan Ibu Negara pertama RI, Fatmawati Soekarno.
Ketiga karya busana yang melenggang ke tingkat nasional tersebut masing-masing mengusung tema Kuncup Nitiasa (Banyuwangi), Fatmawati Menak Sopal karya Yeni Purwati (Trenggalek), dan Banteng Agung Sekar Mangun karya Anjani Sekar Arum (Kota Batu).
Baca Juga: Honda Tebar Promo Puluhan Juta di GIIAS Surabaya 2026 dan Hadirkan Culture Evolve
Kriteria penilaian kompetisi ini menitikberatkan pada orisinalitas ide, kedalaman filosofi budaya lokal, teknik penjahitan, hingga keharmonisan antar-elemen seperti kebaya, kerudung, dan kain jarik.
Sebelumnya, babak final regional Jawa Timur diikuti oleh deretan desainer berbakat dari berbagai daerah, termasuk dominasi tiga finalis dari Kabupaten Blitar (Matsja Kamala, Pertiwi Fatmawati, dan Tirta Geni Penataran), serta perwakilan dari Tulungagung (Sekar Rinonce Ing Bumi Gayatri) dan Kabupaten Kediri (Kebaya Janggan Samudera).
Merespons capaian ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyatakan siap memberikan pendampingan intensif kepada ketiga pemenang selama masa persiapan menuju tingkat pusat.
Baca Juga: Kemenkeu Pakai Skema Kilat Lunasi Utang Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN
Pendampingan dilakukan untuk mematangkan konsep, memperkuat narasi sejarah, dan mengembangkan desain busana agar siap bersaing dengan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.
Melalui ajang Fatmawati Trophy 2026, kebaya dan kerudung diharapkan tidak sekadar menjadi busana bernilai estetika tinggi, tetapi juga menjadi medium efektif dalam memperkenalkan identitas budaya daerah serta memperkuat nilai-nilai sejarah dan perjuangan bangsa di panggung nasional.
Baca Juga: Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Ube dan Ubi Ungu
Editor : Hany AkasahSumber : radar surabaya bisnis