Produksi Gula SGN Melonjak 26 Persen, Tembus 3,12 Juta Ton Berkat Kemitraan dengan Petani

Mus Purmadani • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:38 WIB
Hampir seluruh pabrik gula (PG) di lingkungan SGN mencatat peningkatan volume tebu giling maupun produksi gula pada semester I 2026.
Hampir seluruh pabrik gula (PG) di lingkungan SGN mencatat peningkatan volume tebu giling maupun produksi gula pada semester I 2026.

radarsurabayabisnis.id - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mencatat pertumbuhan positif pada kinerja produksi sepanjang semester I 2026. Realisasi tebu giling mencapai 3.129.398 ton, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.601.130,55 ton.

Seiring peningkatan volume tebu yang digiling, produksi gula SGN juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada semester I 2026, produksi gula mencapai 178.763 ton, naik sekitar 26 persen dibandingkan semester I 2025 yang tercatat 141.568,91 ton.

Sekretaris Perusahaan PT SGN Yunianta mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kinerja produksi di lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Industri Gula Rafinasi Wajib Punya Kebun Tebu, Harga Produk Makanan Terancam Naik

"Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kinerja produksi yang berlangsung di lingkungan SGN," kata Yunianta di Surabaya, Kamis (21/8).

Hampir Seluruh Pabrik Gula Catat Kenaikan

Menurut Yunianta, hampir seluruh pabrik gula (PG) di lingkungan SGN mencatat peningkatan volume tebu giling maupun produksi gula pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi indikator positif dari berbagai upaya peningkatan produktivitas yang dilakukan perusahaan, baik dari sisi on-farm maupun off-farm.

Memasuki musim giling 2026, SGN terus mendorong peningkatan kinerja melalui optimalisasi pabrik gula, peningkatan kualitas bahan baku tebu, penguatan manajemen operasional, serta percepatan berbagai program peningkatan produktivitas.

Berbagai langkah tersebut dilakukan secara menyeluruh mulai dari sektor on-farm hingga off-farm untuk memastikan proses produksi berjalan lebih efektif sekaligus menghasilkan produktivitas optimal.

Baca Juga: Kejar Swasembada Gula 2 Tahun, Pemerintah Bongkar 100 Ribu Hektare Kebun Tebu Tiap Tahun

SGN Perkuat Kemitraan dengan Petani

Peningkatan volume tebu yang digiling juga didukung perbaikan kualitas bahan baku dan kesiapan operasional pabrik.

Optimalisasi proses produksi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produksi gula sekaligus menjaga efektivitas dan efisiensi pengolahan tebu.

Dari sisi on-farm, SGN memperkuat kemitraan dengan petani sebagai bagian penting untuk menjaga ketersediaan dan kualitas bahan baku tebu.

"Program percepatan bongkar ratoon, perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan teknologi dan mekanisasi terus didorong untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku bagi pabrik gula," ujar Yunianta.

Berbagai strategi tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pasokan tebu sekaligus meningkatkan kinerja produksi gula SGN sepanjang musim giling 2026.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
produksi gula SGN tebu giling 2026 produksi gula 2026 SGN Sinergi Gula Nusantara