Harga Daging Sapi Tembus Rp143 Ribu, di Daerah Ini Malah Capai Rp180 Ribu

Hany Akasah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga rata-rata nasional daging sapi pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga rata-rata nasional daging sapi pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram.

radarsurabayabisnis.id - Harga daging sapi di sejumlah daerah mulai menunjukkan tekanan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga rata-rata nasional daging sapi pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram.

Angka tersebut sudah melewati Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan sebesar Rp140.000 per kilogram.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama wilayah yang mengalami kenaikan harga sekaligus peningkatan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

“Daging sapi ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena secara nasional rata-rata harganya pada minggu pertama Agustus 2026 sudah di atas HAP,” ujar Amalia dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah yang dipantau secara daring dari Jakarta, Senin (10/8).

Baca Juga: Kolaborasi Petrokimia Gresik dan Kemenko Pangan Bagikan 600 Paket Sembako untuk Ojol dan Nelayan

Harga Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu

BPS menemukan sejumlah daerah yang mencatat harga daging sapi jauh di atas HAP nasional. Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menjadi salah satu wilayah dengan harga tertinggi.

Harga daging sapi di daerah tersebut mencapai Rp180.000 per kilogram. Angka itu sekitar 28,6 persen lebih tinggi dibandingkan HAP yang ditetapkan pemerintah.

Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, juga mencatat harga daging sapi sebesar Rp165.000 per kilogram atau 17,86 persen di atas HAP. Pada saat yang sama, IPH di wilayah tersebut masih mengalami kenaikan sebesar 7,51 persen.

Sementara itu, harga daging sapi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mencapai Rp157.333 per kilogram atau 12,38 persen di atas HAP. IPH daerah tersebut juga naik 4,33 persen.

Kota Sungai Penuh, Jambi, mencatat harga daging sapi Rp149.000 per kilogram atau 6,43 persen di atas HAP, dengan IPH naik 2,75 persen.

Baca Juga: Warga Kutisari Surabaya Menanti Koperasi Merah Putih Beroperasi, Berharap Sembako Murah dan Pinjaman Berbunga Ringan

BPS Minta Pemda Segera Kendalikan Harga

Amalia meminta pemerintah daerah mencermati kondisi tersebut. Menurutnya, pengendalian harga perlu segera dilakukan terutama di daerah yang mengalami kenaikan IPH sekaligus memiliki harga daging sapi paling tinggi.

“Kondisi ini perlu dicermati oleh pemda. Pengendalian harga harus segera dilakukan, khususnya di daerah-daerah yang masih mengalami kenaikan IPH dan berada di posisi harga tertinggi,” tegasnya.

Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas harga pangan. Pergerakan harga daging sapi menjadi salah satu indikator yang perlu dipantau, terutama menjelang berbagai momentum ekonomi nasional.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
HAP daging sapi bps harga daging sapi harga pangan inflasi