radarsurabayabisnis.id - PT Telkom Indonesia melakukan langkah strategis dengan memangkas 34 entitas usaha dari total 67 entitas yang dikelola. Keputusan tersebut menjadi bagian dari transformasi badan usaha milik negara (BUMN) untuk membangun organisasi yang lebih ramping, efisien, dan mampu bersaing di industri digital.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan transformasi tidak hanya sebatas mengubah struktur organisasi, tetapi juga memastikan perusahaan mampu bergerak lebih cepat dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar.
"Yang paling penting, perusahaan bisa bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan menciptakan nilai yang lebih besar," ujar Dony dalam keterangan resmi, Jumat (7/8).
Baca Juga: Telkomsel dan Samsung Rilis Paket Bundling Halo Optima Galaxy, Ini Syarat dan Benefitnya
Dari total 67 entitas yang dimiliki Telkom, terdiri atas 58 anak perusahaan dan sembilan investasi minoritas. Melalui program streamlining, sebanyak 34 entitas dipangkas agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat sekaligus meningkatkan fokus pada bisnis inti perusahaan.
Selain merampingkan struktur perusahaan, transformasi juga mencakup penguatan leadership pipeline untuk memastikan ketersediaan talenta kepemimpinan yang siap menghadapi perkembangan industri digital.
Baca Juga: Hasil Lelang Frekuensi Komdigi Keluar, XLSmart Kuasai 700 MHz, Telkomsel Rajai 2,6 GHz
Telkom juga mempercepat sejumlah program strategis, di antaranya konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, serta InfraCo guna memperkuat infrastruktur digital nasional.
BP BUMN bersama Danantara menargetkan Telkom menjadi perusahaan digital nasional yang lebih adaptif, efisien, dan berdaya saing global. Dengan struktur yang lebih sederhana dan portofolio bisnis yang lebih fokus, Telkom diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam mendorong transformasi digital Indonesia.
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Surabaya