Resmi! Kemendikdasmen Gandeng Inggris Sediakan Beasiswa S2 untuk Guru

Hany Akasah • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:14 WIB
JALIN KERJASAMA: Penandatanganan MoU Beasiswa Chevening antara Kemendikdasmen dan Pemerintah Inggris di Jakarta.
JALIN KERJASAMA: Penandatanganan MoU Beasiswa Chevening antara Kemendikdasmen dan Pemerintah Inggris di Jakarta.

RADAR SURABAYA BISNIS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Inggris melalui program Beasiswa Chevening. 

Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, khususnya para profesional di bidang pendidikan dasar dan menengah, melalui program pendidikan magister (S2) di Inggris.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Beasiswa Chevening - Kemendikdasmen yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Inggris, Jakarta, pada Kamis (30/7). Kemitraan strategis ini akan berlangsung hingga tahun ajaran 2029-2030.

Baca Juga: Seleksi Ketat 24 Calon Direksi KBS, Pemkot Surabaya Cari Pemimpin yang Paham Konservasi dan Akuntabel

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan visi "Pendidikan Bermutu untuk Semua". 

Menurutnya, penyiapan SDM yang mampu merumuskan serta menerapkan kebijakan di lapangan tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, melainkan butuh partisipasi semesta.

"Melalui kemitraan ini, para profesional Indonesia di bidang pendidikan dasar dan menengah akan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi pascasarjana di Inggris. Pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh nantinya diharapkan dapat memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional," jelas Suharti.

Baca Juga: Khofifah Perkuat Kerja Sama Jatim-Maroko, Buka Peluang Investasi Hingga Beasiswa

Lebih lanjut, Suharti menambahkan bahwa program ini memiliki syarat nilai strategis. Setiap penerima beasiswa diwajibkan untuk kembali ke tanah air setelah lulus dan mengabdikan diri di Indonesia setidaknya selama dua tahun.

Di kesempatan yang sama, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Inggris. 

Ia menekankan bahwa Chevening bukan sekadar bantuan dana pendidikan, melainkan wadah untuk membangun kepemimpinan melalui peningkatan kompetensi dan jejaring global.

Baca Juga: Biodiesel B50 Mulai Berlaku, GAPKI Pastikan Ekspor CPO 2026 Belum Terganggu

"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kemendikdasmen, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris," ujar Dominic.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran Beasiswa Chevening - Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2027-2028 resmi dibuka mulai tanggal 4 Agustus hingga 6 Oktober 2026. 

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan alur pendaftaran dapat diakses secara daring melalui situs web resmi www.chevening.org atau akun media sosial @UKinIndonesia.

Baca Juga: Ekonomi RI Makin Solid! Inflasi Juli 2026 Terkendali, Sektor Manufaktur Ngegas Lagi

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
pemerintah inggris Beasiswa Chevening beasiswa s2 kemendikdasmen beasiswa luar negeri