radarsurabayabisnis.id - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatat pertumbuhan penjualan positif sepanjang semester I 2026 meski industri semen nasional masih menghadapi persaingan yang semakin ketat. Perusahaan pelat merah tersebut membukukan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton atau meningkat 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 17,30 juta ton.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan capaian tersebut didorong oleh strategi perusahaan dalam memperkuat pemasaran, meningkatkan efektivitas penjualan, serta memastikan ketersediaan produk di seluruh wilayah distribusi.
Menurutnya, transformasi bisnis yang dijalankan SIG melalui penguatan pengelolaan pasar mikro menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan penjualan.
Baca Juga: Menata SIG Group, Solusi Bangun Indonesia Bubarkan SBN, Ini Alasannya
“Pencapaian ini menunjukkan konsistensi SIG dalam menjalankan transformasi bisnis. Kami terus memperkuat pengelolaan pasar mikro agar mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita.
Segmen Ritel Jadi Penopang Utama
SIG terus mengoptimalkan penjualan pada segmen ritel yang hingga kini menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan. Sekitar 70 persen pendapatan SIG berasal dari pasar ritel sehingga segmen ini menjadi fokus utama dalam strategi pemasaran perusahaan.
Selain memperkuat distribusi, SIG juga meningkatkan efektivitas penjualan agar mampu mempertahankan pertumbuhan di tengah persaingan industri semen yang semakin kompetitif.
Baca Juga: SIG Genjot Penggunaan Produk Dalam Negeri, Belanja Lokal Tembus Rp 809 Miliar
Jawa Barat Jadi Target Pertumbuhan Baru
Untuk menjaga tren pertumbuhan, SIG membidik Jawa Barat sebagai salah satu pasar utama. Wilayah tersebut dinilai memiliki prospek menjanjikan setelah mencatat pertumbuhan permintaan semen sebesar 7,5 persen secara tahunan pada semester I 2026, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan nasional.
Perusahaan optimistis penguatan strategi pemasaran di tingkat regional akan semakin memperkokoh posisi SIG sebagai pemimpin pasar industri semen nasional.
Perkuat Distribusi dan Layanan Pelanggan
Selain memperluas penetrasi pasar, SIG juga terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan serta memastikan distribusi produk berjalan lancar agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Melalui kombinasi strategi pemasaran yang lebih terarah, penguatan jaringan distribusi, serta pengelolaan pasar mikro, SIG menargetkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan sekaligus mempertahankan dominasinya sebagai pemimpin industri semen di Indonesia.
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Surabaya