Misi Dagang Jawa Timur di Hong Kong Pecahkan Rekor, Transaksi Tembus Rp12 Triliun

Mus Purmadani • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 16:19 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada East Java Trade and Investment Forum (EJTIF) 2026, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat ekspor nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada East Java Trade and Investment Forum (EJTIF) 2026, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat ekspor nasional.

radarsurabayabisnis.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi di sektor perdagangan internasional. Melalui East Java Trade and Investment Forum (EJTIF) 2026 atau Misi Dagang dan Investasi di Hong Kong, nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp12,038 triliun.

Nilai tersebut melonjak tajam dibandingkan pelaksanaan misi dagang perdana di Hong Kong pada 2023 yang hanya menghasilkan transaksi sekitar Rp1,1 triliun. Kenaikan lebih dari 10 kali lipat ini menjadi sinyal kuat bahwa produk unggulan Jawa Timur semakin diminati pasar global.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat ekspor nasional.

"Hong Kong merupakan salah satu mitra dagang strategis Jawa Timur. Tingginya permintaan terhadap berbagai produk unggulan Jatim membuktikan bahwa kualitas produk daerah kita mampu bersaing di pasar internasional," ujar Khofifah dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7).

Baca Juga: Tak Lagi Hanya Jual Bahan Mentah, Kopi dan Kakao Jawa Timur Bidik Pasar Dunia

Transaksi Rp12 Triliun Didominasi Produk Unggulan Jatim

Dalam forum bisnis yang digelar di Regal Hotel Hong Kong tersebut, berbagai komoditas unggulan Jawa Timur berhasil menarik minat pembeli internasional.

Produk yang diperdagangkan meliputi perhiasan emas, hasil perikanan, produk tembakau, alas kaki, kopi, bahan kimia organik, produk tembaga, sarang burung walet, kosmetik, hingga makanan olahan seperti cokelat, sambal, bumbu, makanan ringan, dan permen.

Baca Juga: Kopi dan Kakao Jawa Timur Tembus Pasar Global, JCFF 2026 Catat Transaksi Rp92,45 Miliar

Khofifah menegaskan, misi dagang tidak hanya bertujuan meningkatkan ekspor, tetapi juga membuka peluang investasi baru, memperluas jejaring bisnis internasional, memperkuat rantai pasok global, serta mendorong transfer teknologi ke Jawa Timur.

Hong Kong Jadi Gerbang Ekspor Produk Jawa Timur

Menurut Khofifah, Hong Kong memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, logistik, dan keuangan internasional yang dapat menjadi pintu masuk produk Jawa Timur ke berbagai negara.

Keunggulan tersebut didukung oleh posisi Jawa Timur sebagai gerbang perdagangan Indonesia bagian timur dengan infrastruktur logistik yang terus berkembang, kawasan industri yang kompetitif, serta ekosistem manufaktur yang semakin kuat.

Selain perdagangan, Pemprov Jatim juga mendorong masuknya investasi manufaktur sebagai bagian dari strategi hilirisasi industri.

Salah satu investasi yang mendapat perhatian adalah PT Sunrise Masami Indonesia, perusahaan asal Hong Kong yang membangun industri pengalengan di Jawa Timur. Investasi tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor kaleng untuk industri makanan, minuman, dan perikanan.

Pemprov Jatim Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Acting Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Fithonatul Mar'ati, menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Jawa Timur, Hong Kong, dan kawasan Greater Bay Area.

Ia berharap kerja sama perdagangan, investasi, distribusi, hingga alih teknologi dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan mengatakan kegiatan tersebut merupakan misi dagang internasional kedelapan yang digelar Pemprov Jatim.

Melalui forum ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk Jawa Timur di pasar internasional.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
Misi Dagang Jatim ekspor Jawa Timur unggulan Jatim hong kong khofifah indar parawansa