Kejar Swasembada Gula 2 Tahun, Pemerintah Bongkar 100 Ribu Hektare Kebun Tebu Tiap Tahun

Mus Purmadani • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan swasembada gula merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan swasembada gula merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia.

radarsurabayabisnis.id - Pemerintah menargetkan swasembada gula putih nasional tercapai dalam dua tahun. Untuk mewujudkan target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) akan melakukan peremajaan tanaman tebu secara besar-besaran melalui program bongkar ratoon hingga 100 ribu hektare setiap tahun.

Langkah ini menjadi strategi utama pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tebu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor gula konsumsi.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan swasembada gula merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia. Karena itu, pemerintah akan fokus mengganti tanaman tebu yang sudah tua dan mengalami penurunan produktivitas.

"Paling lambat dua tahun, swasembada gula putih harus tercapai. Insya Allah, kami akan melakukan bongkar ratoon secara besar-besaran," ujar Amran saat kunjungan kerja di Kantor Pusat PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Surabaya, Rabu (22/7).

Menurut Amran, tanaman tebu yang telah berkali-kali memasuki masa ratoon atau tumbuh kembali setelah panen mengalami penurunan hasil produksi. Kondisi tersebut membuat peremajaan tanaman menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Baca Juga: Target Swasembada Gula, Kementan Kucurkan Rp1,3 Triliun untuk Perluas Lahan Tebu

Bongkar Ratoon Jadi Kunci Tingkatkan Produksi Gula

Program bongkar ratoon dilakukan dengan mengganti tanaman tebu lama yang sudah tidak produktif dengan bibit baru yang memiliki potensi hasil lebih tinggi.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan sekitar 100 ribu hektare lahan tebu diremajakan setiap tahun agar produksi gula nasional meningkat secara signifikan.

Selain meningkatkan hasil panen, peremajaan juga diharapkan mampu memperbaiki kualitas tebu yang menjadi bahan baku industri gula nasional.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp 1,7 Triliun untuk Peremajaan Tebu, Target Swasembada Gula 2027

PT SGN Siap Dukung Program Swasembada Gula

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, memastikan pihaknya siap mendukung percepatan swasembada gula melalui kolaborasi dengan pabrik gula swasta maupun petani tebu.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan program bongkar ratoon, penyediaan traktor, mekanisasi pertanian, hingga penyediaan berbagai sarana produksi bagi petani.

Hingga 19 Juli 2026, PT SGN mencatat total tebu yang telah digiling mencapai 6.750.808,28 ton.

Pemerintah berharap sinergi antara Kementerian Pertanian, BUMN, industri gula, dan petani mampu mempercepat peningkatan produksi gula nasional sehingga target swasembada gula putih dalam dua tahun dapat terealisasi.

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Surabaya
swasembada gula 2026 andi amran sulaiman swasembada gula kementerian pertanian